PSIS
PSIS, Dipuji tapi Ditinggal Para Pemainnya, Ferrari: Penggemar Pantas Mendapatkan Lebih Baik
Dalam postingan media sosialnya, Ferrari mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini.
Penulis: rajif | Editor: Rustam Aji
Arema FC dikabarkan ingin memperkuat skuad mereka dengan merekrut pemain-pemain berkualitas, termasuk penjaga gawang.
Adi Satryo, dengan performanya yang impresif bersama PSIS Semarang, kemungkinan menjadi salah satu incaran Arema FC.
Berdasarkan catatan Liga Indonesia Baru, pada musim ini Adi Satryo tampil bersama PSIS Semarang sebanyak 17 kali dengan 43 penyelamatan.
Ia bergabung dengan tim Mahesa Jenar sejak 2022 dari klub sebelumnya Persik Kediri.
Rumor kepindahan Adi Satryo ke Arema FC telah menghebohkan media sosial, dengan banyak penggemar sepak bola yang membahas kemungkinan ini.
Adi Satryo sendiri belum memberikan komentar resmi terkait rumor ini.
Adi Satryo telah menjadi andalan PSIS Semarang dengan catatan impresif.
Jika Adi Satryo benar-benar bergabung dengan Arema FC, PSIS Semarang pasti akan kehilangan salah satu pemain kunci mereka.
Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Kemenkes Keluarkan Surat Imbauan Siaga Covid-19
Di sisi lain, Gali Freitas, salah satu pemain andalan PSIS Semarang, juga mengucapkan selamat tinggal kepada klub dan kota Semarang setelah dua tahun berkarir.
Dalam postingan media sosialnya, Senin (26/5) Gali Freitas mengungkapkan rasa terima kasih dan cintanya kepada PSIS Semarang dan keluarga barunya di kota Semarang.
Pemain berkebangsaan Timor Leste tersebut berterima kasih kepada CEO PSIS, Yoyok Sukawi yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk berkarir di PSIS Semarang melalui Ressy Enterprise Agency.
"Ketika tidak ada yang percaya dengan saya, bos yoyok_sukawi dengan tangan terbuka mau memberikan kepercayaan kepada saya untuk berkarir di klub besar ini," tulisnya.
"Hari ini adalah hari terakhir buat saya di kota ini, kota yang sudah saya anggap seperti rumah saya sendiri. Banyak keluarga baru yang saya dapatkan di kota ini," ujarnya.
Gali Freitas juga berterima kasih kepada suporter PSIS Semarang, termasuk Panser Biru dan Snex, atas dukungan dan cintanya.
Gali Freitas mengungkapkan rasa sedihnya saat harus mengucapkan selamat tinggal kepada PSIS Semarang dan keluarga barunya di kota Semarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/27052025-kosel-foto-pemain-PSIS-Joao-Ferrari-Gali-Freitas-dan-Alfeandra-Dewangga.jpg)