Jumat, 8 Mei 2026

PSIS Semarang

PSIS Terdegradasi ke Liga 2, Striker Sudi Abdallah Berpotensi ke Liga Arab

Sudi didatangkan PSIS pada awal musim BRI Liga 1 2024/2025 sebagai suksesor bomber asing sebelumnya, Carlos Fortes.

Tayang:
Tribun jateng/ F Ariel Setiaputra
BERPOTENSI PINDAH KE ARAB - Sudi Abdallah dalam latihan PSIS Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bomber PSIS Semarang asal Burundi, Sudi Abdallah, berpotensi pindah ke Liga Arab.

Sudi Abdallah yang masa kontraknya di PSIS berakhir pada musim ini, sudah dilirik klub Liga Arab.

Tekad Sudi Abdallah makin menguat jika tak ada klub Liga 1 berminat padanya.

Sebab, PSIS yang harus degradasi ke Liga 2 musim depan membuatnya pikir-pikir untuk angkat kaki.

Salah satu alasannya yakni eksistensi untuk tetap bersaing di level internasional bersama negaranya.

Seperti diketahui, Sudi merupakan salah satu pemain aktif di tim nasional Burundi saat ini.

Sudi didatangkan PSIS pada awal musim BRI Liga 1 2024/2025 sebagai suksesor bomber asing sebelumnya, Carlos Fortes.

Meski dalam perjalanannya, Sudi sempat mengalami cedera panjang, ia kemudian pulih dari cedera dan menjadi reguler yang tampil sebagai starting line up PSIS di putaran kedua ini.

Sudi mengaku nyaman tinggal di Semarang.

Baca juga: Ibaratkan Ekonomi seperti Kapal Oleng, Forum Intelektual Muda Nilai Reshuffle Kabinet Jadi Momentum

Namun, ia mengaku masih memprioritaskan klub Liga 1 jika ada tim yang berminat meminangnya.

Bermain di level tertinggi, kata Sudi, membuatnya bisa lebih mudah terpantau sehingga kans memperkuat tim nasional lebih terbuka.

"Kalau ada tawaran saya lebih prefer ke Liga 1. Kalau Liga 2 sulit untuk tembus ke tim nasional negara saya. Tapi saya harap saya bertahan di Liga Indonesia," ungkapnya, Kamis (22/5/2025).

Belum lama ini, Sudi sebenarnya juga dirumorkan akan didekati klub promosi Bhayangkara FC, namun ketika dikonfirmasi, Sudi enggan meresponnya.

Di sisi lain, jelang kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 selesai, Sudi juga menyebut mulai mendapat tawaran berkarir di Liga Arab.

Ia menyebut, pengalaman pernah berkarir di salah satu negara timur tengah membuat dia punya koneksi untuk kembali bermain di sana.

"Sebetulnya aku punya beberapa penawaran. Bukan dari Indonesia. Sebuah klub di Arab. Mudah bagi saya untuk bermain di sana karena pernah berkarir di sana (Yordania--red). Jadi saya mungkin terima tawaran itu meskipun sebetulnya saya masih ingin di Indonesia," katanya.(arl)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved