Minggu, 26 April 2026

Berita Banjarnegara

Desa Prendengan Banjarnegara Nyaris Terisolasi, Akses Jalan Putus karena Longsor

Badan Jalan aspal terlihat ambles hingga tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Jalan longsor di Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Jalan akses menuju Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara melalui Desa Sijeruk putus karena longsor. 

Hujan berintensitas tinggi menyebabkan pergerakan tanah di wilayah itu semakin parah. 


Titik longsor berada di area kebun Dusun Gunungraja Desa Sijeruk, termasuk badan jalan di lereng Gunung Pawinihan tersebut. 


Badan Jalan aspal terlihat ambles hingga tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 


Titik jalan ini sebetulnya sudah berulangkali atau langganan longsor. Setiap kali longsor, warga kemudian bergotong royong untuk membuka kembali jalan tersebut agar bisa dilalui kembali. 


Jalan juga kerap diperbaiki usai rusak terkena longsor. Namun upaya itu tidak menghentikan laju pergerakan tanah yang terjadi tiap kali musim penghujan. 


Betul saja, di akhir musim penghujan ini, jalan tersebut kembali longsor hingga tak bisa dilalui kendaraan. 


"Kejadian dari kemarin, tapi tambah parah tadi malam, " kata Agus Sumarsono, warga Desa Prendengan, Banjarmangu, Selasa (13/5/2025). 


Di jalur tersebut juga terdapat titik longsor lain yang lebih parah, yakni di Kalicangkok Desa Prendengan. Longsor terjadi pekan lalu. 

Baca juga: 4 PNS Pemkab Blora Mundur padahal Baru 5 Tahun Mengabdi. BKPSDM Pastikan Bukan Masalah Gaji


Jalan sempat tertimbun material longsor dan batu berukuran besar yang menutup seluruh badan jalan. 


Batu itu bahkan sempat tidak bisa dievakuasi dengan alat berat karena ukurannya yang terlalu besar. 


Akses jalan pun sempat putus beberapa hari karena tertimbun longsor. 


Warga sempat bernafas lega usai jalan di blok Kalicangkok berhasil dibuka. Sayang hanya berselang beberapa hari, longsor kembali terjadi di titik lain pada jalur sama, yakni di Dusun Gunungraja Desa Sijeruk. 


Putusnya akses jalan ini membuat warga Desa Prendengan menderita. Mereka harus memutar melalui Desa Slatri atau Desa Beji untuk menjangkau kota dengan jarak tempuh yang jauh. 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved