Minggu, 10 Mei 2026

Berita Viral

Viral Tanggul Sungai Tuntang Jebol, Cek Faktanya!

Dalam video tersebut tampak aliran air yang cukup deras menggenangi sisi sungai, memicu kekhawatiran warganet akan kemungkinan banjir.

Tayang:
Penulis: Fachri Sakti N | Editor: Rustam Aji
DOKUMENTASI WARGA
TANGGUL JEBOL - Tanggul kisdam Sungai Tuntang yang berada di Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, jebol, Minggu (11/5/2025). Meski tanggul utama dilaporkan masih dalam kondisi aman, kejadian ini memicu kekhawatiran warga akan potensi banjir susulan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GROBOGAN – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan tanggul Sungai Tuntang meluber di Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Minggu (11/5/2025).

Video itu menggambarkan aliran air yang cukup deras menggenangi sisi sungai.

Ternyata, setelah dicek di lapangan, tidak seburuk yang dibayangkan.

Sebab, yang jebol adalah tanggul kisdam atau tanggul darurat, bukan tanggul utama.

“Tanggul buatan atau kisdamnya memang jebol, tapi saat ini masih aman. Airnya mulai surut dan belum ada peringatan untuk mengungsi,” jelas Kepala Dusun Mintreng, Hamidun, saat dikonfirmasi TribunJateng.com.

Baca juga: BREAKING NEWS- Tanggul Kisdam Sungai Tuntang di Grobogan Jebol

Hamidun menyampaikan, tanggul utama Sungai Tuntang masih berdiri kokoh dan belum mengalami kerusakan serius. Ia memastikan tidak ada rumah warga yang tergenang.

Sementara itu, walau situasi saat ini relatif terkendali, Hamidun mengimbau warga tetap waspada, khususnya jika terjadi hujan di wilayah hulu Sungai Tuntang seperti Salatiga.

"Melihat kawasan Salatiga tadi kayaknya mendung, semoga tidak hujan, sehingga tidak ada tambahan debit air lagi," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Baturagung, Sudharmanto.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial telah menimbulkan kekhawatiran yang tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi riil.

“Saat ini masih aman, tanggul utama masih baik-baik saja. Air hanya meluber ke stren atau tanah di pinggiran sungai, bukan ke permukiman warga,” tegasnya.

Baca juga: Usai Long Weekend Waisak, Disambung Lagi Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

Baturagung Langganan Banjir

Meski kejadian kali ini tidak berdampak langsung pada pemukiman, warga Desa Baturagung tetap menyimpan kekhawatiran.

Pasalnya, desa ini memang dikenal sebagai salah satu wilayah rawan banjir di Kabupaten Grobogan.

Dalam rentang waktu 21 Januari hingga 16 Maret 2025, desa ini sudah enam kali dilanda banjir besar.
Akibatnya, 13 rumah hanyut terbawa arus dan 40 hektare sawah tertimbun material banjir, termasuk lumpur dan pasir.

Jebolnya tanggul kisdam kali ini menjadi pengingat bahwa infrastruktur darurat tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang.

Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah antisipatif yang lebih permanen untuk mencegah bencana banjir di masa mendatang. (fachri)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved