Kamis, 23 April 2026

Berita Pendidikan

Selamat! Siswa SMAN 3 Semarang Moch Rakha Aryaputra Diterima di 7 Kampus Dunia

Moch Rakha Aryaputra, siswa SMA Negeri 3 Semarang tengah menjadi sorotan lantaran lolos tujuh universitas dunia sekaligus.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/REZANDA AKBAR
JADI SOROTAN - Moch Rakha Aryaputra, siswa SMA Negeri 3 Semarang, tengah menjadi sorotan lantaran diterima di tujuh universitas dunia sekaligus membawa beasiswa Garuda. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Moch Rakha Aryaputra, siswa SMA Negeri 3 Semarang tengah menjadi sorotan lantaran lolos tujuh universitas dunia sekaligus.

Berbekal beasiswa Garuda, dia mendaftar dan diterima di tujuh kampus bergengsi di Korea Selatan, Australia, hingga Amerika Serikat.

"Saya puas dan lega, karena perjuangannya sudah dari kelas 11 semester 1. Ketika lolos dan dapat beasiswa itu seperti semua kerja keras terbayarkan," kata Arya, sapaannya, Jumat (2/5/2025).

Tujuh universitas yang menyatakan menerima Arya adalah Monash University (Australia) Bachelor of Engineering, The University of Queensland (Australia) Mechanical Engineering, KAIST (Korea Selatan) Mechanical Engineering, KU Leuven (Belgia) Engineering Technology.

University Of California Davis (Amerika Serikat) Mechanical Engineering, Curtin University (Australia) Mineral and Mining Engineering, dan University of California San Diego (UCSD) (Amerika) Mathematics Applied Science.

Baca juga: Pelajar dan Mahasiswa di Semarang Naik BRT Gratis, Berikut Cara Mendaftar dan Link nya

Arya mengaku, saat di kelas 11, dia mempersiapkan diri untuk mendapatkan sertifikasi SAT (Scholastic Aptitude Test) dan IELTS (Internasional English Language Testing System).

IELTS digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris secara umum, seperti reading, listening, writing, dan speaking.

Sedangkan SAT, lebih fokus pada kemampuan akademis, terutama untuk pendaftaran ke universitas di Amerika Serikat. 

Sementara, tes yang dilalui merupakan perpaduan antara Matematika dan literasi Inggris lantaran Arya memilih jurusan Matematika.

"Selama satu tahun saya persiapkan untuk dapat memenuhi yang bisa sesuai dengan kriteria," jelasnya.

Keinginannya untuk bersekolah di luar negeri tumbuh dari kakak kelasnya.

Cari Info sejak Kelas 10

Pada saat kelas 10, Arya mulai mencari tahu melalui internet supaya bisa tembus ke universitas di luar negeri.

Tentunya, target yang telah Arya tetapkan juga dibarengi usaha.

Setiap hari, Arya belajar akademik dengan durasi dua hingga tiga jam sehari.

Bahkan, terkadang, dia menambahkan jam belajarnya pada hari-hari libur. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved