Berita Viral

Viral, Dokter di Malang Diduga Lecehkan Pasien. Modus, Periksa Pasien Gunakan Stetoskop

Viral, dokter di rumah sakit swasta di Kota Malang dilaporkan melakukan dugaan pelecehan seksual terhadap pasien.

Editor: rika irawati
UNSPLASH/HUSH NAIDOO
ILUSTRASI STETOSKOP - Dokter rumah sakit swasta di Malang, Jawa Timur, dinonaktifkan sementara lantaran viral diduga lakukan pelecehan seksual kepada pasien. Kasus ini juga segera dilaporkan ke polisi. 

AY juga melakukan kunjungan ke kamar sambil membawa stetoskop.

Gelagat aneh dirasakan QAR saat AY mulai menutup seluruh gorden kamar inap dan menyuruh melepas baju dengan dalih diperiksa memakai stetoskop.

Namun, dia kemudian disuruh juga melepas bra. 

"Dari situ saya mulai berpikir, kok jadi seperti ini dan hal itu membuat saya bingung sekaligus ketakutan. Akhirnya, saya menuruti dan membuka bra," bebernya.

Lalu, AY melakukan pemeriksaan dengan cara menempelkan stetoskop ke bagian dada kiri dan kanan, sekaligus terus menyenggol bagian payudara QAR.

Baca juga: Buntut Rudapaksa Keluarga Pasien di RSHS Bandung Dokter Residen Unpad Dipecat 

Tidak lama kemudian, AY mengeluarkan handphone dengan dalih membalas WA teman. 

Akan tetapi, posisi HP tersebut tepat mengarah ke bagian dada terduga korban.

"Saya bilang, ngapain dok kok mengeluarkan HP. Si AY menjawab mau balas WA teman, jadi posisinya tangan kanan masih pegang stetoskop menempel di dada kanan saya dan tangan satunya memegang HP,"

"Tetapi, posisi HP nya itu berada tepat mengarah ke dada saya. Langsung saya tarik baju ke atas dan menutup bagian dada, dan saya bilang ke AY mau tidur istirahat," bebernya.

Setelah itu, AY menghentikan perbuatannya dan langsung keluar kamar.

Lalu keesokan harinya, QAR diperbolehkan pulang karena kondisi yang sudah membaik.

Tunjuk Kuasa Hukum

Setelah cerita itu viral, QAR mendapat dukungan dari banyak pihak untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

QAR juga telah menunjuk penasihat hukum, Satria Marwan SH MH.

"Jadi, kami ditunjuk korban sebagai kuasa hukumnya baru pada Rabu (16/4/2025) ini."

"Awalnya, saya punya teman dan ternyata teman saya ini kenal dengan korban dan selanjutnya kami melakukan pendampingan hukum terhadap korban," kata Satria, Rabu (16/4/2025).

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved