Selasa, 5 Mei 2026

Berita Bola

Perjuangan Berat PSIS Keluar dari Zona Degradasi

Pada pekan ke-28 ini, PSIS harusnya bisa lepas dari zona degradasi seandainya mampu mengalahkan Persik Kediri.

Tayang:
TRIBUNBANYUMAS/ARIEL SETIAPUTRA
DUEL UDARA - Pemain PSIS Semarang Rahmat Syawal berebut bola atas dengan para pemain Persik Kediri dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (11/4/2025). Pertandingan ini berakhir imbang dengan skor 0-0. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves turut mengomentari situasi PSIS Semarang yang saat ini terseok-seok di papan bawah klasemen BRI Liga 1 2024/2025.


Hingga pekan ke-28, PSIS masih menghuni zona degradasi yakni di posisi 16 dengan perolehan 25 poin.


Pada pekan ke-28 ini, PSIS harusnya bisa lepas dari zona degradasi seandainya mampu mengalahkan Persik Kediri.


Sayangnya skor 0-0 menjadi hasil akhir pada pertemuan kedua tim di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (11/4/2025) kemarin.


Seandainya menang, PSIS bisa naik ke urutan 15. Hal ini karena Persis Solo yang menjamu tamunya Malut United, kalah telak dengan skor 3-1 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (12/4/2025) sore tadi.


Situasi PSIS bukan hanya berjuang dari zona merah, tapi juga belum lama ini kehilangan dua nama penting dalam skuad, yakni striker asal Angola, Evandro Brandao, dan Ruxi.

Baca juga: Sawah Terendam Lumpur Akibat Banjir, Petani di Baturagung Grobogan Bingung Cari Batas Lahannya


Selain itu, hubungan suporter dan manajemen yang saat ini kurang harmonis juga sudah bukan menjadi rahasia umum.


Divaldo Alves menyebut, dibalik kesuksesan timnya mencuri poin di kandang PSIS, ia melihat kubu tuan rumah memberikan perlawanan yang sangat sengit sepanjang jaga.


Iapun mendoakan, PSIS menemukan performa terbaiknya di sisa kompetisi musim ini.


"Saya kira mereka sangat spartan, mereka sangat ambisi untuk cari tiga poin. Kita tahu dalam sepakbola kadang ada positif dan negatif, saya kirim salam ke pemain PSIS untuk mereka tetap kuat, mental kuat, pasti ada jalan lain yang lebih baik untuk mereka," jelas Divaldo.


Dia juga mengapresiasi langkah PSIS memberikan menit bermain untuk pemain muda. Kata Divaldo, pemain-pemain muda PSIS punya potensi yang bagus.


"Mereka memainkan beberapa pemain muda. Saya kira itu peluang untuk membuktikan diri. Mereka masuk lebih fresh dan terbukti hari ini," kata Divaldo.


"Tapi saya lebih fokus ke tim saya, karena tim saya juga tampil spartan untuk cari tiga poin hari ini. Kalau lihat, anak-anak lebih efektif di belakang dan tengah, tapi lini depan perlu kami perbaiki," katanya.


Laga kontra PSIS merupakan pertandingan debut Divaldo sebagai arsitek baru Persik Kediri.


Ia ditunjuk menggantikan pelatih sebelumnya, Marcelo Rospide.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved