Berita Banyumas
Wabup dan Sejumlah ASN di Banyumas Telat Apel Pagi di Hari Pertama Kerja usai Libur Lebaran
Bel tanda berkumpul pukul 07.15 WIB berbunyi, masih ada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setda Kabupaten Banyumas yang telat.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bel tanda berkumpul pukul 07.15 WIB berbunyi, masih ada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setda Kabupaten Banyumas yang telat, Selasa (8/4/2025).
Bahkan ada beberapa diantaranya yang telat masuk barisan apel yang sudah dimulai sejak pukul 07.30 WIB.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti sayangnya juga datang terlambat dan ikut apel saat amanat sudah berlangsung.
Baca juga: Tak Gelar Open House, Wali Kota Tegal Dedy Yon Minta ASN Utamakan Silaturahim Idulfitri ke Orangtua
Sekda Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan, kepada para ASN supaya lupakan semua yang namanya rendang, opor dan rica-rica.
"Fokus lagi, banyak hal yang harus kita selesaikan terkait pelayanan."
"Pelayanan publik agar semakin baik dan itu jadi nilai ibadah kita karena kita digaji."
"Kita harus melayani sebaik-baiknya. Ada istilah 'kalau bisa dipercepat ngapain diperlambat," katanya.
Baca juga: Patuhi Edaran KPK, Pemkab Blora Larang ASN Mudik Lebaran 2025 Pakai Mobil Dinas
Agus menyampaikan semua punya tanggungjawab masing-masing dan perbaiki niat dalam bekerja agar lebih disiplin.
"Alasan telat karena apa?"
"Kita tidak di daerah konflik jadi penting sekali untuk menagemen waktu," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com.
Agus menyampaikan bahwa hari ini tim dari Inspektorat maupun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memantau semua dinas.
Laporan sementara hampir semua masuk 100 persen kecuali ada yang terkendala transportasi dan sakit.
"Alhamdulillah sebagian besar masuk dan rata rata tiap OPD melakukan halal bihalal," katanya.
Terkait sanksi ia mengatakan kalau tidak masuk tanpa keterangan maka akan dikenakan dengan sanksi yang berlaku.
Sementara itu Kabid Penilaian Kinerja dan Aparatur BKPSDM, Ciptaning Dasyandani mengatakan, berdasarkan data sementara terdapat 25 dari 50 OPD yang telah melaporkan data presensi.
"Berdasarkan absensi (presensi) dari bagian Setda yang telat absen elektronik hanya satu orang."
"Kalau telat atau tidak absen jelas sanksinya dipotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)."
"Kalau dalam 3 hari tidak masuk tanpa keterangan maka akan dipanggil," imbuhnya. (*)
Baca juga: Jenazah Yetty Pekerja Migran asal Cilongok Banyumas Gagal Dipulangkan, Dimakamkan di Peru
| Harga Pertamax Turbo Melonjak, Antrean Jalur Pertamax di SPBU Purwokerto Makin Mengular |
|
|---|
| Grebeg Asmari 2026 di Purwokerto, Alumni Dorong Dampak Nyata untuk Pendidikan |
|
|---|
| Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Menko Pangan: Rice Milling Modern Siap Dibangun di Banyumas |
|
|---|
| Dapat Perbaikan RTLH, Rumah Guru TPQ di Purwokerto Kini Berdinding Batako, Makin Layak Dihuni |
|
|---|
| Pengedar Obat Keras di Banyumas Ditangkap Polisi di Karangklesem, Dapat Pasokan dari Jeni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/08042025-apel-pagi-asn-banyumas-usai-libur-lebaran.jpg)