Berita Cilacap
Siap-siap 700 Ribu Pemudik Diprediksi Masuk Wilayah Cilacap
Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap memprediksi akan ada sebanyak 700 ribu orang yang akan masuk Kabupaten Cilacap saat mudik Lebaran 2025.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap memprediksi akan ada sebanyak 700 ribu orang yang akan masuk Kabupaten Cilacap saat mudik Lebaran 2025.
Jumlah pemudik tersebut mengalami peningkatan dari arus mudik Lebaran tahun lalu.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Cilacap Ari Subroto Sudibyoning mengatakan bahwa jumlah tersebut mengacu pada hasil survei Litbang Kementerian Perhubungan.
Berdasarkan hasil survei, akan ada 2 persen pemudik tujuan Jawa Tengah yang masuk melalui Cilacap.
Baca juga: Polisi Cek Jalur Wisata Wonosobo Jelang Lebaran, Ini Tips Agar Tidak Terjebak Macet Saat ke Dieng
"Untuk pemudik yang masuk Cilacap ini ada sekira 700 ribu, sekira 2 persen dari pemudik Jawa Tengah yang berjumlah 36,8 juta orang," katanya kepada Tribunbanyumas.com
Disebutkan Ari Subroto bahwa dari 700 ribu pemudik itu, 68 persen diantaranya merupakan pengguna moda transportasi kendaraan roda empat.
Kemudian pengguna sepeda motor ada sebanyak 21 persen atau sekitar 151 ribu.
"Sisanya untuk bus AKAP ada sebanyak 0,43 persen dan kerata api 10 persen," ungkap Ari.
Lebih lanjut dikatakan Ari bahwa untuk prediksi arus mudik akan berlangsung mulai tanggal 26 - 28 Maret 2025.
Sedangkan untuk arus balik pada tanggal 4 - 6 April 2025.
Untuk memperlancar arus mudik dan arus balik, Pemkab Cilacap telah mempersiapkan rencana untuk kelancaran pemudik bersama dengan OPD dan stakeholder terkait.
Seperti mempersiapkan personel, mendirikan pos di terminal dan pelabuhan hingga cek kendaraan pengangkut pemudik.
"Kita sudah mempersiapkan personel, berapa pos kantor induk pelayanan terminal, pos di Pelabuhan Seleko, termasuk bus AKAP kita inspeksi untuk keselamatan penumpang," lanjutnya.
Selain berbagai persiapan itu, Dishub Cilacap bersama unsur TNI, Polri serta Satpol PP dan unsur di wilayah menyiagakan pos di titik-titik yang dianggap krusial.
Seperti contoh pendirian pos di Kecamatan Kroya, Kecamatan Adipala, perempatan Cantelan dan pertigaan Jeruklegi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Mudik-jakarta-cilacap.jpg)