Kamis, 23 April 2026

Berita Jateng

Persipur Purwodadi Siap Terima Sanksi Atas Insiden Kerusuhan Suporter

kejadian ini sangat memprihatinkan dan merugikan semua pihak yang terlibat, termasuk suporter dan tim.

Penulis: Fachri Sakti N | Editor: khoirul muzaki
Istimewa
SUPORTER MASUK LAPANGAN: Suporter Persipur tidak puas melihat kekalahan timnya melawan Persebi Boyolali dengan skor 1-3. Mereka lantas masuk ke lapangan Stadion Krida Bhakti dan membuat kerusuhan. 


Pertandingan antara Persipur Purwodadi, tim kebanggaan warga Kabupaten Grobogan melawan Persebi Boyolali dimulai dengan tensi yang cukup tinggi.


Meskipun kedua tim menciptakan beberapa peluang, babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.Pada babak kedua, ketegangan semakin terasa. 


Persebi Boyolali membuka keunggulan lewat gol Noka Bhirawa pada menit ke-51, yang tercipta dari serangan balik cepat dan kemelut di depan gawang Persipur.


Namun, Persipur tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sontekan Ali Shodig.


Persebi kembali menunjukkan dominasi mereka. Gol kedua dari Noka Bhirawa, diikuti oleh gol Akhmad Khafid yang menggandakan keunggulan menjadi 3-1, semakin mempersulit langkah Persipur.


Insiden Penalti yang Memicu Kerusuhan


Menjelang akhir pertandingan, Persipur mendapatkan kesempatan untuk memperkecil kedudukan melalui tendangan penalti.


Sayangnya, tendangan Elina Soka gagal dimanfaatkan setelah berhasil ditepis oleh kiper Persebi.

Baca juga: Kata Manajemen Persipur Purwodadi soal Kerusuhan Suporter yang Rusak RS Yakkum Grobogan


Kegagalan ini langsung memicu reaksi keras dari suporter Persipur yang merasa kecewa dengan hasil pertandingan.


Kerusuhan di Stadion dan Luar Stadion


Setelah tendangan penalti gagal, ratusan suporter Persipur langsung turun ke lapangan meskipun pertandingan belum berakhir.


Panitia pelaksana pertandingan dan pihak kepolisian dari Polres Grobogan segera berupaya meredakan situasi dengan menghentikan pertandingan.


Mereka juga meminta suporter untuk kembali ke tribun, namun situasi semakin memanas dan kerusuhan mulai meluas ke luar stadion.


Bentrokan antar suporter Persipur terjadi di beberapa titik, salah satunya di sekitar Rumah Sakit Yakkum Purwodadi.


Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat suporter melempar batu dan melakukan pemukulan di halaman rumah sakit.

Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved