Sabtu, 25 April 2026

Berita Purbalingga

Sekolah Gagal Finalisasi PDSS, Siswa SMAN 1 Bukateja Purbalingga Demo

Ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bukateja Purbalingga melakukan demo di halaman sekolah, Rabu (5/2/2025).

ist/siswa for tribunbanyumas.com
DEMO SISWA - Salah satu SMA Negeri 1 Bukateja Purbalingga yang memasang banner bertuliskan #perjuangkanhakkami #gagalsnbp, Rabu (5/2/2025). Mereka melakukan demo menyalurkan aspirasi terkait pihak sekolah yang gagal melakukan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Ist/ siswa SMAN 1 Bukateja Purbalingga for tribunbanyumas.com.  

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bukateja Purbalingga melakukan demo di halaman sekolah, Rabu (5/2/2025).

Mereka menyalurkan aspirasi terkait pihak sekolah dianggap gagal melakukan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk keperluan pendaftaran perguruan tinggi dengan jalur prestasi

Para siswa membawa spanduk bertuliskan 
#perjuangkanhakkami #gagalsnbp dan bertemu dengan sejumlah guru untuk mempertanggungjawabkan nasib mereka. 

Baca juga: Kabar Baik, Mendikdasmen Beri Waktu Sekolah Isi Ulang PDSS. Siswa SMKN 2 Solo Bisa Ikut SNBP

Seorang siswa kelas 12, Nadiah Zuhrotun Nafisah mengatakan, aksi mereka dilatarbelakangi karena pihak SMA gagal menyelesaikan PDSS.

"Ada 140 siswa yang terancam gagal ikut Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) mereka yang eligible A, bilangnya ada kendala saat meng-upload."

"Tinggal memasukan nilai 2 semester lagi jadi tidak selesai, katanya karena kendala sinyal," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (5/2/2025). 

Sebelumnya, para siswa dan orangtua sudah melakukan mediasi. 

Baca juga: Sekolah Telat Finalisasi PDSS, Siswa SMKN 2 Solo Terancam Gagal Ikut Seleksi Masuk PTN Jalur SNBP

Dalam mediasi itu pihak sekolah mengaku sudah mengirim ke Jakarta agar ada pembukaan lagi akses PDSS

"Infonya insyallah akan dibuka lagi PDSS hari ini."

"Kemarin ada info yang dibuka lagi yang sudah upload nilai," jelasnya. 

Para siswa menuntut seandainya nanti gagal ikut SNBP maka harus ada kompensasi dari pihak sekolah atas hal tersebut. 

"Kalau fiks kehilangan tidak ikut SNBP kita minta pertanggungjawaban seperti mengadakan bimbingan."

"Karena kita sudah berharap dari semester 1 sampai 5, padahal kita mempersiapkan UTBK dari awal."

"Sekarang ini aspirasi sudah disampaikan," ucapnya.

Nadia mengungkapkan, udpate terakhir sekolah sudah membuatkan jadwal latihan dan bimbingan akan tetapi belum final. 

Sampai dengan berita ini dibuat Tribunbanyumas.com, mencoba menghubungi Kepala Sekolah SMAN 1 Bukateja dan Kepala Dinas Cabang Dinas 9 Wilayah Purbalingga akan tetapi belum ada jawaban. (*)

Baca juga: 14 Motor dan Remaja Dikukut Polisi saat Kumpul di Cilapar Purbalingga, Diduga Bersiap Balap Liar

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved