Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Video Gempa dan Tanah Bergerak di Dieng Banjarnegara Viral, Pemda: Hoax

Video bencana besar gempa dan tanah bergerak yang dinarasikan terjadi di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, viral di media sosial. 

Tayang:
ist/tangkapan layar
GEMPA BANJARNEGARA - Tangkapan layar mobil elf dan pikap yang terlibat kecelakaan di jalan raya Desa Condongcampur, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (31/12/2023). Tersebar video viral di media sosial terkait bencana besar di Banjarnegara. Pemda menegaskan bahwa video tersebut hoax. (TANGKAPAN LAYAR MEDIA SOSIAL) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Video bencana besar gempa dan tanah bergerak yang dinarasikan terjadi di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, viral di media sosial. 

Dalam video bencana mengakibatkan puluhan rumah hancur dan menimbulkan korban jiwa. 

Video yang beredar dan berdurasi 11.48 detik ini menampilkan rumah-rumah hancur akibat gempa. 

Baca juga: Berawan Tebal Hingga Hujan Petir, Berikut Informasi Lengkap Prakiraan Cuaca Banjarnegara Hari Ini

Narasi dalam video tersebut juga menyebutkan jika di wilayah Banjarnegara juga terjadi banjir dan bencana besar lainnya. 

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memastikan bahwa video tersebut tidak benar alias hoax. 

Pj Bupati Banjarnegara, Muhamad Masrofi mengatakan, berita yang beredar di media sosial tentang gempa dahsyat adalah tidak benar. 

"Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya apalagi terprovokasi dengan berita yang tidak jelas sumbernya," kata Masrofi.

Baca juga: Info BMKG Prakiraan Cuaca Banjarnegara Hari Ini, Sabtu 25 Januari 2025

Memang benar terjadi bencana tanah bergerak dan longsor di Banjarnegara di Dukuh Kali Ireng Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran yang saat ini memang menjadi fokus penanganan paaca-bencana oleh pemerintah daerah Banjarnegara

Menurutnya, dari sekian titik bencana, lokasi bencana tanah longsor di Banjarnegara memang yang paling parah. 

Ia menegaskan bahwa penanganan pasca bencana longsor dan tanah bergerak di beberapa titik terutama di Desa Ratamba terus dilakukan. 

Ia terus berkordinasi dengan dinaa terkait untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi yang saat ini menempati rumah-rumah warga. 

"Kami secepatnya akan membangun huntara, sementara ini kita terus berkordinasi dengan dinas terkait, pemerintah desa dan masyarakat, dan untuk penanganan infrastruktur jalan sementara menunggu tidak ada pergerakan tanah," kata Masrofi. 

Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk mewaspadai manakala terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang dimungkinkan akan terjadi hingga Februari. 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjarnegara, Barijadi Djumpaedo meminta kepada masyarakat untuk lebih selektif dan bijak dalam melihat tayangan bencana di media sosial. 

"Kami selalu menyampaikan update berita terkait dengan perkembangan bencana di Banjarnegara, dan kami siarkan melalui media sosial, televisi maipun koran," kata Barijadi dalam keterangan tertulis yang dikutip Tribunbanyumas.com, Kamis (30/1/2025). 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved