Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Pati

Kebun Pisang Jalan Tayu-Puncel Rata dengan Tanah dan Batu. DPUPR Pati Perbaiki Sementara Jalan Rusak

Kebun pisang di Jalan Tayu-Puncel atau Tayu-Dukuhseti Pati kini rata dengan tanah setelah petugas menguruk dengan tanah, Selasa (14/1/2025).

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Dok DPUTR Pati
Pekerja menguruk Jalan Tayu-Puncel atau Tayu-Dukuhseti Pati yang rusak parah, Selasa (14/1/2025). Perbaikan jalan yang disebut sementara itu dilakukan setelah diprotes warga lewat cara menanam pohon pisang dan memblokade. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Kebun pisang di Jalan Tayu-Puncel atau Tayu-Dukuhseti Pati kini rata dengan tanah.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati mulai menguruk lubang jalan sebagai penanganan sementara kerusakan jalan setelah mendapat protes dari warga.

Pengurukan itu menggunakan material base course batu pecah yang kemudian dipadatkan menggunakan alat berat.

"Kami sudah melakukan penanganan sementara. Kami uruk menggunakan material base course dan dipadatkan di titik-titik yang berlubang besar," ungkap Kabid Bina Marga DPUTR Pati Hasto Utomo, Selasa (14/1/2025).

Penanganan sementara ini dianggap mendesak mengingat kerusakan jalan tersebut begitu parah.

"Penanganan permanen dengan konstruksi yang lebih baik masih menunggu waktu. Penanganan paling cepat, sekitar Maret. Kemungkinan, setelah pelantikan bupati," kata dia.

Akibat Truk Tambang

Diberitakan sebelumnya, Jalan Tayu-Puncel rusak parah bahkan memunculkan kubangan saat hujan turun.

Warga sempat melakukan protes lewat cara menanam pohon pisang, singkong, dan tanaman lain di lubang-lubang jalan.

Puncaknya, warga memblokade jalan tersebut pada Kamis (9/1/2025) agar truk tambang tak bisa lewat.

Warga geram dengan lalu-lalang kendaraan berat pengangkut material tambang yang disebut sebagai biang kerok penyebab jalan tersebut rusak.

Aksi warga sempat menimbulkan cekcok dengan petugas kepolisian yang berupaya membuka blokade jalan demi mengurai kemacetan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved