Jumat, 10 April 2026

Berita Pati

Mitos Durian Sisa Bajing Bisa Mengatasi Kemandulan, Banyak Diburu Warga Pati

Durian sisa bajing atau tupai malah diburu warga Pati. Konon, durian sisa bajing memberi kasiat kesuburan dan mengobati kemandulan.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Karyono, penjual durian di Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, memilah durian di lapak miliknya, Rabu (1/1/2025). Karyono mengatakan, durian sisa bajing banyak diburu pembeli karena diyakini punya kasiat untuk kesuburan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Buah durian sisa bajing atau tupai banyak diburu warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Mitos yang beredar di masyarakat Pati, buah durian yang sebagian sudah disantap bajing bisa meningkatkan fertilitas pasangan suami-istri yang mendambakan momongan.

Hal itu dikatakan salah satu penjual durian asal Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, Karyono.

Dia menyebut, mitos ini sudah ada sejak zaman nenek buyutnya.

"Durian sisa bajing itu sering dicari orang-orang tua dulu. Katanya bisa mengobati mandul. Tapi, itu kan mitos. Kebenarannya, ya wallahualam," kata dia, Rabu (1/1/2025).

Baca juga: Berburu Durian Lokal di Cluwak dan Dukuhseti Pati

Karyono sendiri juga menjual durian sisa tupai.

Buah durian ini biasanya punya rekahan atau lubang karena beberapa butirnya sudah disantap hewan pengerat itu.

Meskipun durian sisa tupai ini laris manis dan banyak dicari, Karyono enggan menaikkan harga.

Dia menjual dengan harga normal, bahkan seringkali lebih murah ketimbang harga durian lokal lain. 

Karyono berjualan durian lokal di lapaknya menggunakan mobil yang telah dimodifikasi.

Harga durian lokal di gerai yang diberi nama "Durian Lokal King Nusantara" tersebut bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga Rp120 ribu per buah, tergantung rasa dan ukuran buah.

Bikin Tertarik

Sementara itu, warga Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, Dyah Puji Astuti, mengaku tertarik membeli durian sisa bajing.

Awalnya, dia hendak membeli durian lokal biasa.

Namun, ketika melihat di lapak milik Karyono terdapat durian sisa bajing, dia berubah pikiran.

Baca juga: Kasus PMK Kembali Ditemukan di Pati, 20 Ternak Dilaporkan Mati. Ini Antisipasi Dispertan

Dia hendak memberikan buah durian sisa tupai tersebut kepada seorang kerabat yang belum dikaruniai anak. 

"Saya memang pecinta durian. Kebetulan, waktu ke sini kok ada durian sisa bajing. Saya jadi teringat kerabat saya yang belum dikaruniai anak,” ujar ibu satu anak ini. 

Menurut dia, meskipun hanya mitos dan belum teruji secara ilmiah, langkah ini tak ada salahnya ditempuh sebagai bentuk usaha agar kerabatnya bisa segera dikaruniai keturunan oleh Tuhan Yang Mahakuasa. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved