Kamis, 7 Mei 2026

Berita Solo

Mulai 2025, Jam Layanan BST Solo Dipangkas Imbas Pemotongan Subsidi Hingga Rp40 Miliar

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo bakal memangkas jam operasional layanan Batik Solo Trans (BST) pada 2025.

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Deretan Batik Solo Trans (BST) di Terminal Palur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Jam operasional BST pada 2025 bakal berkurang imbas pengurangan subsidi pemerintah pusat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo bakal memangkas jam operasional layanan Batik Solo Trans (BST) pada 2025.

Hal tersebut dilakukan sebagai imbas pengurangan subsidi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

Adapun jumlah koridor layanan BST masih sama meskipun ada pengurangan subsidi yakni 12 koridor pada tahun ini.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Solo, Yulianto Nugroho memastikan, pengurangan subsidi tak akan mempengaruhi jumlah koridor yang dilayani, yakni 12 koridor.

Yulianto mengatakan, layanan BST koridor 1, 3, 4, 5 dan 6 menggunakan armada bus sedang. 

Sedangkan koridor 2, 7, 8, 9, 10, 11, 12 menggunakan feeder.

Dia mengatakan, waktu operasional koridor 1, 5 dan 6 dimulai dari pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Sementara itu, koridor lain ada pengurangan waktu operasional, yakni mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB.

"Bantuan dari pusat berkurang, oleh karena itu kita optimalisasi yang ada melalui APBD. Kemarin sudah dikaji oleh teman-teman, biar layanan 12 koridor tidak hilang, tentunya kita harus mengurangi jam layanan," katanya saat dihubungi, Rabu (1/1/2025).

Dia menerangkan, pertimbangan mengurangi jam operasional itu setelah melalui evaluasi.

Layanan BST koridor 2,7,8,9,10,11,12 yang menggunakan feeder rata-rata titik poin di pasar.

Sedangkan rata-rata pasar tersebut operasionalnya hingga pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, layanan BST koridor 1, 5 dan 6 rutenya melintasi kawasan perkotaan.

Subsidi Berkurang Rp40 Miliar

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, operasional BST mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp80 miliar pada 2024.

Sedangkan subsidi untuk layanan BST hanya Rp20 miliar pada 2025.

"Tahun 2024 kan dibiayai pusat. 2025, pusat cuma biayai 3 koridor. Yang lain dihandle APBD Solo. Maka kita sesuaikan layanan sesuai dengan anggaran yang ada," terangnya. (*)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved