PSIS Semarang
Stok Striker PSIS Bakal Melimpah usai FIFA Cabut Sanksi
PSIS Semarang dipastikan bakal memiliki stok pemain berlebih terutama di posisi striker. Kondisi tersebut dipastikan usai FIFA mencabut sanksi PSIS.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan bakal memiliki stok pemain berlebih terutama di posisi striker.
Kondisi tersebut dipastikan usai FIFA mencabut sanksi untuk PSIS.
Sebelumnya, FIFA memberikan sanksi atau banned kepada PSIS larangan registrasi pemain alias tidak bisa mendatangkan pemain baru untuk putaran kedua Liga 1 musim 2024-2025.
Baca juga: Bebas dari Banned FIFA, PSIS Bisa Daftarkan Gustavo Souza di Putaran Kedua BRI Liga 1
Namun demikian, PSIS dikabarkan telah menyelesaikan persoalan administrasi dengan mantan pemainnya musim 2020-2021/2022, Flavio Beck Junior sehingga terbebas dari sanksi FIFA.
Flavio Beck Junior melaporkan PSIS atas tunggakan gaji.
Lantaran persoalan dengan sang mantan pemain telah rampung, kini tidak ada lagi nama PSIS dalam daftar klub yang menerima sanksi dari FIFA.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa PSIS selalu menghormati dan berkomitmen untuk menyelesaikan segala proses hukum di FIFA dengan cara profesional.
Baca juga: FIFA Cabut Sanksi PSIS, Yoyok Daftarkan Dua Pemain Baru
"Terkait kasus dengan Flavio di FIFA, kami sudah melaksanakan kewajiban kami."
"Saat ini sanksi juga sudah dicabut dan di website FIFA sudah tidak ada nama PSIS."
"Ini artinya segala proses administrasi telah kami lakukan dan kami bisa melakukan registrasi pemain di bursa transfer paruh musim ini," ujar Yoyok Sukawi dalam pernyataan resminya Selasa (24/12/2024).
Sebelumnya, dikabarkan jika permasalahan PSIS dengan Flavio belum selesai, PSIS yang ada dalam list banned FIFA tidak dapat mendaftarkan pemain barunya.
Stok Striker PSIS Melimpah
Dengan status terbebas dari banned tersebut maka PSIS bisa mendaftarkan pemain baru pada jendela transfer paruh musim Liga 1 2024/2025.
Diketahui bahwa PSIS saat ini telah mendatangkan striker baru asal Brasil, Gustavo Souza.
PSIS juga kemungkinan akan mendaftarkan kembali pemain asal Burundi, Sudi Abdallah.
Jika keduanya didaftarkan maka stok striker PSIS di putaran kedua cukup melimpah.
Selain masuknya Gustavo dan Sudi, PSIS juga punya nama striker asing lain yaitu Evandro Brandao.
Belum lagi baru-baru ini penyerang sayap mereka, Gali Freitas kerap bermain sebagai pemain tengah depan alias striker.
Musim ini, kembalinya Sudi Abdallah usai cedera makin menambah sesak lini depan Mahesa Jenar.
Belum lagi dua striker lokal yang masih muda yakni Wildan Ramdhani yang baru saja mencetak gol debut, Aulia Rahman, dan Debby Liana.
Nama terakhir, Debby Liana belum debut di tim lantaran masih dibekap cedera.
Ada sekitar tujuh pemain yang bisa bermain sebagai striker dalam satu tim tentunya merupakan surplus.
Selama ini, pelatih Gilbert Agius lebih sering memainkan Evandro Brandao dan Gali Freitas.
Namun, saat Evandro Brandao mengalami cedera, ujung tombak diserahkan ke Wldan Ramdhani.
Dengan stok melimpah ini, Gilbert Agius tidak akan kesulitan untuk mencari opsi striker jika Evandro Brandao cedera.
Sang pemain kerap mengalami cedera. (*)
Baca juga: Suporter PSIS Kena Lemparan Batu hingga Tertembak Saat Demo Kritik Manajemen Klub
Gustavo souza striker PSIS
striker PSIS Semarang
penyerang psis
PSIS
PSIS Semarang
banned fifa
sanksi fifa
| Akui Sulit Hadapi Persipura Jayapura, Caretaker PSIS Semarang: Kami Tetap Punya Peluang |
|
|---|
| Kondisi Terbaru Kiper PSIS Mario Londok: Alami Cedera Bahu Kiri, Absen 2 Pekan |
|
|---|
| Datang dalam Kondisi Pincang, Mungkinkah PSIS Semarang Pulang Bawa Tiga Poin dari Jayapura? |
|
|---|
| PSIS Semarang Terbang ke Jayapura Bawa 20 Pemain, Tanpa Pelatih dan Rafinha |
|
|---|
| Breaking News - Andri Ramawi Mendadak Mundur dari PSIS Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Bomber-baru-PSIS-Semarang-Sudi-Abdillah-tengah.jpg)