Minggu, 10 Mei 2026

PSIS Semarang

Duduk Perkara PSIS Semarang Kena 'Banned' FIFA, Dilaporkan Sang Mantan

PSIS Semarang menghadapi sanksi banned dari FIFA setelah dilaporkan mantan pemainnya, Flavio Beck Junior.

Tayang:
TRIBUNBANYUMAS/ARIEL SETIAPUTRA
Flavio Beck Junior saat diperkenalkan PSIS Semarang sebagai pemain baru untuk putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, di markas PSIS di kompleks Stadion Citarum Kota Semarang, Rabu (1/12/2021). Flavio melaporkan PSIS Semarang ke FIFA lantaran tunggakan gaji yang belum dibayar meski sudah hengkang dari PSIS sejak April 2022. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Mantan pemain PSIS Semarang, Flavio Beck Junior, melaporkan klub kebanggaan warga Kota Semarang itu ke FIFA.

Flavio melaporkan PSIS atas tunggakan gaji yang belum dibayar.

Padahal, Flavio telah hengkang dari tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut sejak April 2022.

Laporan ini, kini membuat PSIS Semarang di-banned FIFA.

Sanksi tersebut membuat PSIS terancam tak bisa mendaftarkan pemain asingnya dalam daftar pemain untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2024/2024.

Nama PSIS muncul dalam daftar banned FIFA mulai 19 Desember 2024.

Baca juga: PSIS Kena Banned FIFA, Terancam tak Bisa Daftarkan Gustavo Souza

PSIS Semarang bukan satu-satunya klub Indonesia yang dihukum FIFA.

Ada PSS Sleman yang juga masuk daftar banned FIFA, bahkan sejak pertengahan November lalu.

Soal kasus tersebut, manajemen PSIS akhirnya buka suara.

Mereka mengakui masih punya kewajiban yang belum diselesaikan terhadap pemainnya, Flavio Beck Junior.

Dalam official statement yang dikeluarkan, PSIS mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Flavio.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menegaskan, penuntasan masalah tersebut hanya soal teknis.

Pihaknya telah mengirim pengacara ke FIFA.

"Terkait kasus di FIFA, pengacara kami di FIFA dan pengacara Flavio telah melakukan komunikasi. Kami tetap menyelesaikan," kata Yoyok, Kamis (19/12/2024).

Janji Pekan Depan Rampung

Yoyok pun berjanji, kasus ini dapat rampung pekan depan.

Dengan begitu, manajemen bisa mendaftar pemain baru untuk pertandingan lanjutan Liga 1 2024/2025.

"Insyaallah, pekan depan, semuanya akan beres dan sanksi tersebut bisa segera dicabut supaya kami tetap bisa mendaftarkan pemain," imbuhnya.

Baca juga: Dua Pemain Asing PSIS Semarang Diputus Kontrak

Yoyok menegaskan, manajemen PSIS akan patuh pada hukum yang ada di PSSI dan FIFA sehingga kasus yang tertera di kontrak profesional diselesaikan secara profesional di ruang lingkup sepak bola.

2 Kasus Menunggu

Sementara itu, kabar PSIS menunggak gaji pemain juga berembus setelah mereka mendepak dua pemain asing, yaitu Fernandinho dan Taufee Skandari.

Pemutusan kerja sama keduanya juga dibayangi rumor pembayaran gaji yang belum tuntas setelah Fernandinho dan Taufee meninggalkan komentar di unggahan Instagram PSIS.

"My salary never!" tulis Fernandinho dalam unggahan PSIS yang mengumumkan pelesan Fernandinho dan Taufee.

Sementara, Taufee menulis, "It's time I speak up!".

Soal kabar belum rampungnya pembayaran gaji kedua pemain asing itu, PSIS belum buka suara. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved