Minggu, 12 April 2026

Berita Cilacap

Sekolah Lapang BMKG Cilacap, Nelayan Dibekali Pengetahuan Cuaca dan Iklim

Sekolah Lapang Cuaca Nelayan yang digelar di Gedung Dwijaloka, Cilacap Tengah ini merupakan kedua kalinya digelar di Cilacap pada tahun 2024 ini.

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
Pingky Anggraeni/Tribunbanyumas
Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) kedua yang digelar BMKG di Kabupaten Cilacap. Kamis (19/12/2024) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tunggul Wulung Cilacap mengadakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN). Kamis (19/12/2024).


Sekolah Lapang Cuaca Nelayan yang digelar di Gedung Dwijaloka, Cilacap Tengah ini merupakan kedua kalinya digelar di Cilacap pada tahun 2024 ini.


Kegiatan itu diikuti sebanyak 100 orang nelayan dan juga tamu undangan dari instansi terkait.


Tujuan digelarnya SLCN ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman nelayan di Kabupaten Cilacap tentang informasi cuaca dan iklim guna mendukung kegiatan melaut dan pembangunan di bidang maritim.


Pembukaan SLCN Kabupaten Cilacap ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj Bupati Cilacap M. Arief Irwanto.


Selanjutnya dilakukan penyematan tanda peserta kepada dua orang perwakilan nelayan yang hadir.

Baca juga: Kehidupan Anak-anak Punk di Purwokerto Tidur dan Mandi Buang Air di Masjid, Polisi Turun Tangan


Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) Wilayah II, Hartanto menjelaskan bahwa SLCN di Cilacap digelar 
sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan para nelayan ditengah kondisi cuaca dan iklim yang tidak menentu sekarang.


"Bahwa saat ini kondisi cuaca, kondisi iklim adalah banyak ketidakpastian, sehingga diperlukan peningkatan kemampuan daripada nelayan," jelasnya kepada Tribubanyumas.com


Meskipun saat ini BMKG rutin memberikan informasi terkait cuaca dan iklim setiap harinya yang bisa diakses, namun menurut Hartanto hal tersebut tidak cukup.


Para nelayan harus mendapatkan edukasi secara langsung dan diharapkan para nelayan juga bisa menyebarluaskan hasil SLCN ini kepada nelayan lainnya.


"BMKG memiliki dan mengeluarkan informasi secara rutin terkait dengan cuaca,
tetapi itu tidak cukup sehingga perlu penyampain kepada masyarakat yang bersangkutan.
Para peserta SLCN ini berkewajiban menyebarluaskan kepada orang-orang lain
karena keterbatasan kita juga," kata dia.


Seperti yang diketahui, kegiatan SLCN ini merupakan kegiatan pembelajaran interaktif bagi nelayan dengan menggunakan metode belajar dan praktik. 


Adapun materi pokok yang diberikan antara lain mengenai pengenalan produk dan memahami informasi cuaca dan iklim maritim, cara membaca informasi cuaca maritim dan pengenalan alat-alat observasi.


Dalam SLCN ini Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap juga berperan dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan nelayan.


Sementara itu Pj Bupati Arief mendorong penuh kegiatan yang diinisiasi BMKG ini.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved