Berita Jateng

Dishub Jateng Siapkan 41 Posko Libur Nataru, Pemudik Masuk Jateng Diprediksi 9,1 Juta Orang

Dishub Jateng siapkan 41 posko menghadapi libur Natal dan Tahun Baru. Pemudik yang masuk ke Jateng diprediksi mencapai 9,1 juta orang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi. Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol jakarta-cikampek di Cikampek, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Dishub Jateng menyiapkan 41 posko libur Natal dan Tahun Baru untuk melayani 9 juta pemudik di Jateng. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah memperkirakan puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru terjadi pada 24 dan 31 Desember 2024.

Untuk mengantisipasi kedatangan pemudik, Dishub Jateng menyiapkan 41 posko Nataru yang beroperasi mulai Minggu (22/12/2024) hingga Sabtu (4/1/2025).

Kepala Dishub Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan, pihaknya memprediksi, pemudik libur Natal dan Tahun Baru tahun ini naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya. 

Dia mengatakan, Jumlah pemudik di Jateng selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 tercatat mencapai 8.728.992  orang.

Tahun ini, Dishub Jateng memperkirakan, akan ada 9.165.289 orang masuk ke Jawa Tengah dalam masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Baca juga: Dieng Jadi Jujugan Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Ancang-ancang untuk Pengamanan

Henggar mengatakan, mengantisipasi lonjakan pemudik itu, pihaknya menyiapkan 41 posko mudik Nataru di sejumlah titik di Jateng .

"Puluhan posko tersebut sebagai posko pemantauan dan operasional, sekaligus pelayanan bagi pemudik," kata Henggar, Rabu (18/12/2024). 

Henggar merinci, 41 posko tersebut berupa satu posko terpadu yang dibangun di Gedung Wahana Graha, serta 22 posko di Terminal Tipe B.

Kemudian, enam posko di Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan  (BPSPP) Wilayah se Jawa Tengah, yakni di Kota Semarang, Pati, Solo, Magelang, Banyumas, dan Pekalongan.

Selain itu, ada enam posko patroli dan enam posko daerah rawan.

Menurut Henggar, khusus untuk posko terpadu di tingkat provinsi, akan diisi sembilan koordinator bidang, meliputi bidang kesehatan, kebencanaan, infrastruktur, lalu lintas, angkutan, dan lainnya.

"Posko nanti dikomandoi langsung oleh Pak Sekda Jawa Tengah," sambungnya.

Baca juga: Sambut Nataru 2024-2025, Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan Gratis

Selain dari Dishub Jawa Tengah, Balai Pelaksana Transportasi Darat (BPTD) Kemenhub memfungsikan pula 39 titik posko di Jawa Tengah.

Posko ini meliputi 17 posko di terminal tipe A, sembilan posko pelabuhan dan penyeberangan, lima rest area di kantor Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), posko traffic counting di empat UPPKB, meliputi di Tanjung (Brebes) Sarang (Rembang), Toyogo (Sragen), Wanareja (Cilacap).

Posko sisanya berada di satu posko kantor induk BPTD kelas II Jawa Tengah, dua gardu tol Kalikangkung dan Pejagan Brebes.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved