Berita Wonosobo

Banjir Jalur Dieng Wonosobo Diduga Dipicu Maraknya Bangunan di Tepi Sungai, DPUPR Minta Penertiban

Maraknya bangunan usaha di tepi Sungai Wangan Aji diduga memicu banjir bandang di Jalur Wonosobo-Dieng, Senin kemarin. DPUPR segera menertibkan.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IMAH MASITOH
Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo Nurudin Ardianto memberi keterangan kepada wartawan di Wonosobo, Selasa (3/12/2024). Nurudin mengatakan, banjir bandang yang sempat terjadi di Jalur Dieng, kemarin, satu di antaranya dipicu banyaknya bangunan di tepi Sungai Wangan Aji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Banjir bandang di Jalur Wonosobo-Dieng, Senin (2/11/2024), diduga dipicu maraknya bangunan usaha di tepi aliran Sungai Wangan Aji.

Keberadaan bangunan-bangunan itu membuat kapasitas sungai berkurang sehingga meluap saat hujan deras turun.

Tak hanya itu, tumpukan sampah di aliran sungai juga memperparah kondisi.

Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo Nurudin Ardianto mengatakan, hari ini, pihaknya telah mengecek sepanjang aliran sungai Wangan Aji untuk memastikan drainase dalam keadaan baik.

"Kami melakukan pengecekan kembali terhadap sistem drainase yang ada di Wangan Aji, yang memang hari ini bebannya cukup tinggi," katanya di Wonosobo, Selasa (3/12/2024).

Baca juga: Rumah-rumah Warga Terendam, Jalan Wonosobo - Dieng Via Mojotengah Lumpuh Tergenang Banjir

Adin menyebut, maraknya bangunan usaha di tepi aliran sungai dan perubahan pola ruang di kawasan lereng Sindoro, beberapa tahun ini, turut memengaruhi kondisi Sungai Wangan Aji.

"Kami identifikasi terus besarnya debit yang harus ditampung oleh Sungai Wangan Aji. Maka secara teknis, kami coba cari solusi untuk bisa menyelesaikan drainase ini," ujarnya.

Adin mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menertibkan bangunan liar di tepi aliran sungai.

"Kami tidak pernah memberikan rekomendasi kepada masyarakat terkait pembangunan di sepanjang saluran Sungai Wangan Aji."

"Karena penegakan perda ada di instansi lain maka butuh dukungan semua pihak untuk melakukan penegakan itu," tandasnya. 

Fungsi Ganda Sungai Wangan Aji

Ia menjelaskan, saluran Sungai Wangan Aji mempunyai fungsi sebagai saluran irigasi sekaligus sistem drainase yang mengamankan sebagian kota Wonosobo pada saat hujan.

Baca juga: Bawaslu Wonosobo Temukan Pelanggaran di Pungut Hitung, Waspada Saat Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

Dari kejadian banjir Senin kemarin, Adin akan mengevaluasi kembali beberapa hal yang bisa mempengaruhi fungsi sungai.

Pihaknya akan memastikan sistem drainase bekerja baik dan tidak ada pendangkalan sungai. Jika adanya indikasi ini maka akan dilakukan normalisasi sungai.

Pihaknya juga akan rutin melakukan buka tutup pintu-pintu air pada saat debit air tinggi, yang ada di sepanjang saluran Sungai Wangan Aji, dengan memantau situasi curah hujan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved