Rabu, 13 Mei 2026

Pilbup Pekalongan 2024

Kericuhan Pendukung Mewarnai Debat Pilkada Kabupaten Pekalongan, Acara Molor 30 Menit

Debat Pilkada Kabupaten Pekalongan sempat diwarnai kericuhan sebelum acara berlangsung. Beredar kabar terjadi pemukulan antarpendukung.

Tayang:
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati saat mengikuti debat Pilkada Kabupaten Pekalongan di Hotel Patra Jasa Semarang, Minggu (10/11/2024). Kericuhan antarpendukung sempat terjadi sebelum acara dimulai sehingga membuat acara molor 30 menit. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pemukulan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati mewarnai rangkaian debat Pilkada Kabupaten Pekalongan, Minggu (10/11/2024) malam.

Akibat insiden ini, acara debat sempat molor hingga 30 menit.

Debat Pilkada Kabupaten Pekalongan berlangsung di Hotel Patra Jasa Semarang.

Pemindahan lokasi debat ke Kota Semarang, sebenarnya merupakan antisipasi terulangnya kericuhan antarpendukung pasangan peserta Pilbup Pekalongan, yang terjadi saat pengundian nomor urut paslon.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah menyatakan bakal melakukan evaluasi.

"Terkait gesekan tadi, hal ini perlu adanya evaluasi pengamanan, harus benar-benar steril," kata Izzah seusai acara.

Baca juga: Debat Pilkada Kabupaten Pekalongan Dipindah ke Kota Semarang, Buntut Kericuhan saat Pengundian Nomor

Evaluasi lain soal pemilihan tempat debat serta jumlah pendukung yang diizinkan menyertai debat di lokasi acara.

"Karena yang dari kita rencanakan ini, ada beberapa kekurangan-kekurangan, dan mungkin evaluasi selanjutnya kegiatan KPU, yaitu pengurangan pendukung," imbuhnya.

Izzah menceritakan, sebenarnya, debat publik pertama ini berjalan dinamis, sesuai yang direncanakan.

"Tidak hanya itu, untuk mendukung kondusifitas keadaan, memang pendukung dikurangi karena tadi waktu debat cukup dinamis," ucapnya.

Ia mengungkapkan, sebelum debat dilakukan, disepakati ada pengurangan pendukung yang semula 50 menjadi 25 orang.

"Harapannya, ketika pengurangan dari 50 menjadi 25 pendukung, debat berjalan sangat lancar, dan ternyata masih ada yang datang."

"Memang, untuk agenda debat selanjutnya, kayaknya bagus seperti Covid, cukup 4 orang pendukung saja," katanya.

Evaluasi lain, terkait pernyataan penutup atau closing statement dari masing-masing pasangan calon, yang ditiadakan.

Baca juga: Bus Tjipto GM Terguling di Tol Pekalongan setelah Hindari Mobil Pajero Selip, 17 Orang Terluka

Menurut Izzah, hal ini telah disepakati masing-masing LO pasangan calon. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved