Kamis, 23 April 2026

Berita Jateng

Progres Simpang Joglo Solo saat Wapres Gibran Tinjau Proyek

Proyek rel layang kereta api dan underpass ini diharapkan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan Simpang Joglo.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: mamdukh adi priyanto
Agus Iswadi/TribunBanyumas.com
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan Simpang Joglo di kawasan Kadipiro, Kota Solo, Sabtu (2/11/2024) siang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan Simpang Joglo yang berada di wilayah Kadipiro Kota Solo, Sabtu (2/11/2024).

Proyek rel layang kereta api dan underpass ini diharapkan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan Simpang Joglo.

Site Manager Simpang Joglo, Dendy Purbowo menyampaikan, ada dua proyek pembangunan di kawasan Simpang Joglo yakni underpass dan elevated atau rel layang kereta api.

Baca juga: Tak Kuat Menahan Getaran Aktivitas Proyek Simpang Joglo, Rumah Warga Banjarsari Solo Ambruk

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan Simpang Joglo di kawasan Kadipiro Kota Solo, Sabtu (2/11/2024) siang.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan Simpang Joglo di kawasan Kadipiro Kota Solo, Sabtu (2/11/2024) siang. (Agus Iswadi/TribunBanyumas.com)

Dia menerangkan, progres proyek pembangunan rel layang kereta api yang telah berlangsung kurang lebih tiga tahun tersebut kini telah mencapai sekitar 85 persen.

"Elevated kereta ini dari Stasiun Solo Balapan sampai Kadipiro hingga Stasiun Kalioso."

"Di elevated ini sudah melakukan pengoperasian single track jadi untuk jembatan yang dibangun sudah dilewati kereta api per 31 Oktober 2024."

"Setelah dilakukan pengujian beban yang kita laksanakan 24 Oktober 2024," katanya kepada wartawan termasuk Tribun, Sabtu siang.

Baca juga: Solo Makin Macet Imbas Penutupan Simpang Joglo, Mobil Diimbau Lewat Tol

Sedangkan untuk progres pembangunan underpass di bawah rel layang kereta api tersebut kini telah mencapai 78 persen.

Dia menerangkan, masih ada beberapa pekerjaan seperti penggalian dan penguatan beberapa struktur serta penataan.

Sementara itu terkait pembangunan dinding underpass telah selesai.

"Underpass kontrak sampai 21 Desember 2024. Elevated kita sampai 31 Desember 2024," tuturnya.

Melihat progres pembangunan hingga saat ini, terang Dendy, masih sesuai dengan rencana.

Pihaknya mengungkapkan, underpass dan rel layang kereta api nantinya dapat dibuka bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru (nataru).

Adapun rencananya rel layang kereta api menggunakan double track atau dua jalur.

Akan tetapi pengerjaan dua jalur tersebut selesai pada 2025 mendatang. (*)

Baca juga: Terdampak OTT Pejabat KAI, Proyek Viaduk Gilingan dan Simpang Joglo Solo Molor

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved