Jumat, 10 April 2026

Berita Jateng

Pabrik Karoseri di Bergas Ungaran Terbakar, Karyawan Panik Evakuasi Barang

Satu jam kemudian, Ari melihat percikan api di ruang oven dan langsung melaporkan hal tersebut ke pos depan.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: khoirul muzaki
Reza Gustav/Tribun Jateng
Polisi mengecek lokasi pabrik Karoseri Laksana di Bergas, Kabupaten Semarang yang terbakar pada Jumat (25/10/2024) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Kebakaran melanda pabrik Karoseri Laksana di Jalan Soekarno-Hatta, Bergas, Kabupaten Semarang pada Jumat (25/10/2024) dini hari.

Bagian ruang oven di pabrik tersebut hangus terbakar.

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto mengonfirmasi bahwa tidak ada korban dalam kebakaran tersebut.

“Saat kejadian, pabrik sedang tidak ada kegiatan atau aktivitas.

Hanya ada beberapa karyawan jaga di setiap bagian dan juga security,” kata AKBP Ike kepada Tribunjateng.com.

Kebakaran tersebut kali pertama diketahui oleh satu di antara petugas keamanan di bagian belakang pabrik, yakni Ari (48).

Baca juga: Pemilik Penginapan Mengeluh Haul Habib Ali Al Habsyi di Solo Sepi, Gara-gara Isu Nasab?

Sebelumnya, dua petugas keamanan sempat berpatroli ke dalam pabrik dan situasi masih aman pada sekitar pukul 00.00 WIB.

Satu jam kemudian, Ari melihat percikan api di ruang oven dan langsung melaporkan hal tersebut ke pos depan.

Para petugas keamanan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun demikian, upaya tersebut tak membuahkan hasil karena api dengan cepat membesar hingga berujung permintaan tolong ke pemadam kebakaran.

Kapolsek Bergas, Iptu Harjono menyebutkan bahwa sebanyak enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Sementara itu, karyawan-karyawan pabrik mengevakuasi bahan-bahan yang mudah terbakar menjauh dari lokasi,” kata Iptu Harjono.

Api padam pada sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Video Penangkapan Tiga Hakim Vonis Bebas Ronald Tannur Terjaring OTT Kejaksaan Agung, Ditemukan 20 M

Polisi dan petugas pemadam kebakaran juga telah memastikan bahwa api tidak menjalar ke permukiman warga.

Dari hasil pemeriksaan polisi, penyebab kebakaran diduga adanya korsleting listrik di bagian ruang oven.

“Atas kejadian kali ini, pihak PT Laksana mengalami kerugian mencapai ratusan juta Rupiah,” pungkas Kapolsek. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved