Berita Jateng
Pimpinan DPRD Jateng Dilantik, Kawal Realisasi Jawa Tengah Jadi Lumbung Pangan Nasional
Lima pimpinan DPRD Jateng mengambil sumpah dan janji, Selasa. Mereka bakal memastikan Jateng sebagai lumbung pangan nasional sesuai RPJMD.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
Pada masa kepemimpinannya, Sumanto akan mengikuti visi misi gubernur terpilih.
Namun, yang paling utama dilakukan sesuai Perda yang telah ditetapkan adalah merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"RPJMD merupakan visi misi kepala daerah terpilih," tuturnya.
Sumanto menerangkan, RPJPD Jateng hingga 20 tahun ke depan adalah mewujudkan Jateng sebagai lumbung pangan nasional.
Oleh sebab itu, arah kebijakan anggaran harus diprioritaskan pada lumbung pangan.
"Di samping, prioritas kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan infrastruktur yang diturunkan RPJPD di beberapa Perda nantinya," jelasnya.
Sumanto menjelaskan, mewujudkan lumbung pangan nasional perlu adanya kesiapan lahan, irigasi, embung, dan sumber daya manusia (SDM). Oleh sebab itu, perlu disiapkan bagaimana menjadi petani unggul.
"Unggul tidak hanya menguasai bidangnya tetapi juga kesejahteraannya agar tenang saat menggarap sawah," katanya.
Baca juga: DPRD Jateng 2024-2029 Ada 8 Fraksi, Ini Rinciannya
Selain memastikan tercapainya RPJPD, Sumanto juga menyinggung soal Rencana Tata Ruang dan wilayah (RTRW) Provinsi Jateng yang telah disahkan.
Pada RTRW itu, lahan hijau tidak dikurangi melainkan ditambah.
"Nah, itu menjadi program utama kami. Setelah kami hitung, RTRW kami tetapkan menjadi prioritas harus dipertahankan," ungkapnya.
Sementara itu, PJ Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, DPRD merupakan mitra sejati Pemprov Jateng. Oleh sebab itu, koordinasi akan terus dilakukan.
"Tujuannya, untuk meningkatkan layanan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Nana, kerjasama itu diharapkan dapat meningkatkan program prioritas untuk menangani masalah kemiskinan, pengangguran, pengendalian inflasi dan stunting.
"Selama satu tahun ini, banyak mengalami penurunan tetapi bukan berarti selesai. Melainkan, awal kebangkitan kita agar lebih menangani secara berkelanjutan," terangnya.
Baca juga: Meski di Bawah Bayang Perang Dunia, Persediaan Pangan di Jateng Dipastikan Aman
Massa Rusuh Bakar Gedung DPRD Kota Pekalongan |
![]() |
---|
Ricuh Demo di Mapolda Jateng Semarang, Polda Kembali Tangkap 40 Demonstran |
![]() |
---|
Waduh! Susu Kedelai MBG di Ngawen Blora Tidak Layak Konsumsi |
![]() |
---|
Pernah Jadi Pusat Peradaban Islam di Jawa, Kabupaten Ini Masuk Salah Satu Penghasil Beras Terbesar |
![]() |
---|
Respons Ahmad Luthfi usai Fasilitas Kantor Gubernur Jateng Dirusak dan 3 Mobil Dibakar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.