Senin, 13 April 2026

Berita Semarang

Uniknya Palagan Night Carnival di Semarang, Peserta Pakai Bahan Daur Ulang

Bertajuk Palagan Night Carnival, ratusan orang dari 39 kelompok peserta menampilkan kostum-kostum menarik dalam arak-arakan.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Rustam Aji
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
KENALKAN WISATA - Bertajuk Palagan Night Carnival, ratusan orang dari 39 kelompok peserta menampilkan kostum-kostum menarik dalam arak-arakan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang masih terus mempromosikan tempat-tempat wisata andalannya.

Selain wisata alam, destinasi wisata berupa peninggalan sejarah juga menjadi satu di antara ikon wilayah Bumi Serasi.

Dua di antaranya yakni Museum Kereta Api dan Monumen Palagan di Kecamatan Ambarawa.

Museum Kereta Api Ambarawa dulunya merupakan stasiun kereta yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda sejak lebih dari satu abad lalu.

Sedangkan, Monumen Palagan Ambarawa merupakan tempat peringatan perjuangan tentata Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari para penjajah.

Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mengenalkan dua tempat tersebut dengan mengemasnya dalam kegiatan karnaval pada Sabtu (12/10/2024) petang hingga malam kemarin.

Bertajuk Palagan Night Carnival, ratusan orang dari 39 kelompok peserta menampilkan kostum-kostum menarik dalam arak-arakan.

Karnaval dimulai dari dalam Museum Kereta Ambarawa, berjalan melintasi Jalan Pemuda, tugu Palagan Ambarawa hingga masuk ke Monumen Palagan Ambarawa.

Para peserta menampilkan kreasi kostum karnaval dalam tiga kategori, yakni tema flora, fauna dan daur ulang (recycle). 

Aneka kreasi kostum para peserta dinilai oleh tim juri di panggung area Monumen Palagan.

Peserta terbaik akan menerima hadiah piala dan uang tunai.

Ribuan warga tampak memadati sepanjang tepi jalan yang dilalui karnaval.

Di dalam area Monumen Palagan Ambarawa, penyelenggara juga menghadirkan penampilan musik dan hiburan-hiburan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati juga tampak ikut dalam karnaval dan menggunakan kostum perpaduan dari tiga tema.

Dia mengatakan, kegiatan kebudayaan seperti karnaval merupakan cara efektif dalam menarik minat masyarakat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved