Berita Wonosobo
Kawasan 5 Dieng Baru di Wonosobo Terus Dikembangkan
Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mengembangkan kawasan 5 Dieng baru. Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Wonosobo, Muhammad Albar.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mengembangkan kawasan 5 Dieng baru. Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Wonosobo, Muhammad Albar.
Pihaknya berkomitmen bahwa Pemerintah Daerah Wonosobo komitmen dalam membangun sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara FGD FK Pokdarwis ke-XV Jawa Tengah, Disporapar Jateng yang mengangkat tema 'Culture Heritage Tourism' di Desa Wisata Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Sabtu (28/9/2024).
Baca juga: Reaktivasi Jalur KA Purwokerto-Wonosobo Diharapkan Jadi Prioritas Menteri Perhubungan Baru
Muhammad Albar menyampaikan, Wonosobo memang luar biasa dari segi budaya hingga alam yang mampu memikat para wisatawan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo tengah melaksanakan program penataan dan penguatan kawasan 5 Dieng baru.
Antara lain, kawasan Telaga Menjer dan sekitarnya, Kalianget dan sekitarnya, Koridor Candiyasan-Keseneng, Waduk Wadaslintang, dan Gunung Lanang Mergolangu Kalibawang.
Pemkab Wonosobo selama ini telah serta aktif membekali masyarakat pariwisata, termasuk pemandu wisata, pengelola desa wisata, dan sebagainya melalui pelatihan-pelatihan untuk semakin mematangkan pembangunan kepariwisataan di Wonosobo.
Baca juga: UPDATE Penemuan Kerangka Manusia di Pos 2 Gunung Sumbing, Polisi Pastikan Bukan Pendaki di Wonosobo
"Kami terus bergerak bersama dengan mitra-mitra pariwisata melalui fasilitasi dari dinas pariwisata."
"Bahkan RPJMD Wonosobo mengamanatkan pertanian dan pariwisata menjadi prioritas di Wonosobo."
"Hal ini juga yang akan menjadi gairah dari pemerintah bersama pelaku wisata dalam pengembangan pariwisata," jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini adalah langkah membuat komitmen dalam membangun dunia pariwisata Jawa Tengah juga khususnya Wonosobo.
"Jadikan jejaring ini sebagai semangat dalam mengabdi, menjaga, serta merawat potensi yang nantinya juga mampu mendorong roda perekonomian di daerah masing-masing agar semakin terlihat, berkembang dan sejahtera," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum FK Pokdarwis Jawa Tengah Yani Stiadiningrat, mengajak agar seluruh mitra dapat mengandalkan potensi wisata yang ada di desa, selain wisata budaya, religi, buatan, alam, sampai ke musik.
"Ini kalau dikolaborasikan ke depan pariwisata Jateng akan lebih banyak pilihan dalam berwisata sehingga semakin unggul di dunia kepariwisataan, ini lah gunanya kita menemukan potensi unggulan yang dapat dikembangkan," ucapnya.
Menurutnya FK Pokdarwis menjadi media komunikasi dalam bertukar informasi dan pengembangan pada setiap desa-desa potensial wisata.
"Tentunya FK ini juga berperan sebagai pendamping bagi FK di tingkat kabupaten yang sedang berkembang, sehingga kami dapat saling berbagi memberi masukan hingga membantu pemasaran di setiap potensi desa wisata yang ada di Jawa Tengah," imbuhnya. (*)
Baca juga: Kronologi Adu Banteng Truk Vs Hiace di Selomerto Wonosobo, 5 Orang Luka dan Sopir Terjepit
| Dipicu Ambulans, Kades Marongsari Wonosobo Didemo Warga. Kini Diberi Waktu 30 Hari Perbaiki Kinerja |
|
|---|
| Ambulans Desa Kerap Dipakai Kades ke Luar Kota, Warga Marongsari Wonosobo Gelar Aksi Protes |
|
|---|
| Operasi Patuh Candi di Wonosobo Digelar 8-21 Juni 2026, Ada 8 Pelanggaran yang Bakal Ditindak |
|
|---|
| Pelajar Wonosobo Jadi Korban Eksibisionis dan Begal Payudar Pria Beristri, Target di Lokasi Sepi |
|
|---|
| Rem Blong di Jalur Wisata Dieng Wonosobo, Isuzu Elf Angkut 18 Penumpang Terjun Bebas Hantam Pikap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Telaga-menjer-wonosobo-0.jpg)