Rabu, 29 April 2026

Pilbup Kendal 2024

3 Geng ASN Berpotensi Muncul saat Pilkada Kendal, Sekda Sugiono Minta Bawaslu Ketat Mengawasi

Sekda Kendal Sugiono mengungkap potensi munculnya tiga geng ASN dalam pelaksanaan Pilkada 2024.

TRIBUNBANYUMAS/AGUS SALIM
Sekda Kendal Sugiono memberi keterangan kepada wartawan seusai sosialisasi netralitas ASN Pilkada Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Jumat (27/9/2024). Sugiono mengungkap ada tiga geng ASN yang muncul selama masa kampanye Pilkada 2024. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Sugiono meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat mengawasi secara ketat soal netralitas aparatur sipil negara (ASN) di momen Pilkada 2024.

Sugiono mengatakan, dari hasil pemetaan yang dilakukan, ada tiga kelompok atau tiga geng ASN yang muncul terkait Pilkada 2024.

Kemunculan mereka menguat seiring berlangsungnya masa kampanye, 25 September-23 November.

"ASN yang tidak profesional ini yang akan mudah terpengaruh oleh politik," kata Sugiono dalam acara sosialisasi netralitas ASN Pilkada Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Jumat (27/9/2024).

Sugiono menyebut, geng pertama ASN yang perlu diwaspadai soal netralitasnya adalah ASN yang sedari awal sudah menentukan pilihan terhadap paslon yang ditetapkan KPU.

Kemudian, geng kedua, kubu yang masih wait and see terhadap masing-masing paslon.

Baca juga: Jumlah Pemilih di Pilkada Kendal Naik 13 Ribu Dibanding Pemilu 2024, Didominasi Perempuan

Hanya saja, kelompok ini akan lebih aktif menyuarakan dukungan setelah menemukan paslon yang cocok.

Sementara, geng ketiga, adalah ASN yang bersikap cuek dengan huru-hara Pilkada

Kelompok ini pasrah terhadap siapapun bupati dan wakil bupati terpilih dan siap menjalankan visi dan misinya di roda pemerintahan.

"Biasanya, akan muncul tiga kelompok itu sejak menjelang Pilkada sampai pemilihan berlangsung," terangnya.

Ia pun meminta seluruh ASN di Pemkab Kendal masuk sebagai anggota geng ketiga, yang memposisikan diri sebagai kelompok yang cuek bebek dengan paslon yang ada.

"Saya berharap, temen-temen ASN Kendal bisa masuk yang kelompok terakhir ini, yang cuek bebek saja."

"Kalau ditanya tetangga siapa calonnya, ya jawab saja mau pelajari dulu visi misinya apa. Nanti akan ditentukan waktu pemilihan," katanya.

Sanksi ASN Tak Netral

Sugiono pun meminta Bawaslu Kendal mewaspadai pola pergerakan bawah tanah ASN yang memungkinkan mendukung salah satu paslon yang ada.

"Nanti, Bawaslu yang bertindak tegas, ada hukuman bagi ASN yang tidak netral. Ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 dalam Pasal 8 ayat 3 PP Nomor 94 Tahun 2021," jelas Sugiono.

Baca juga: Harusnya Sudah Angkat Kaki, Calon Bupati Kendal Windu Suko Basuki Masih Tinggali Tempat Dinas

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved