Rabu, 8 April 2026

Bagaimana Kesiapan Indonesia Hadapi Varian Baru Covid-19 Xec yang Menyebar di Eropa dan AS

Covid-19 varian Xec saat ini sudah terdeteksi di 11 negara Eropa sejak pertama kali dideteksi pada Juni 2024, dikutip dari Euronews,Selasa (17/9/2024)

Editor: Rustam Aji
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM -  Eropa dan Amerika Serikat kini sedang berjuang melawan varian baru dari Covid-19, Xec.

Menurut Profesor penyakit menular dari Vanderbilt University Medical Center, William Schaffner menjelaskan, varian Xec cukup menular dan sangat mudah menyebar.

Varian Xec menyumbang sedikitnya satu persen dari seluruh sampel yang diambil di Slovenia, Belgia, Jerman, dan Belanda.

Covid-19 varian Xec saat ini sudah terdeteksi di 11 negara Eropa sejak pertama kali dideteksi pada Juni 2024, dikutip dari Euronews, Selasa (17/9/2024).

Lalu, adanya penyebaran varian baru dari virus Covid-19 yang cukup masif, bagaimana kesiapan Indonesia? 

Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Nadia Wiweko mengatakan saat ini masih dilakukan monitoring melalui surveilans. 

"Kita lakukan monitoring melalui surveilens kasus terutama kasus influenza like illness," kata Nadia kepada Kompas.com, Jumat (20/9/2024).

Nadia menyebut, jika monitoring ini untuk melihat adanya peningkatan penyakit yang mirip dengan influenza secara signifikan.

Seperti kita tahu, virus Covid-19 menyebabkan gejala yang sangat mirip dengan influenza maupun pilek.

Selain memantau dari gejala, Kemenkes juga melakukan surveilans genomik yang digunakan untuk memonitor apabila terdapat kasus varian Xec di Indonesia. 

Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi penyebaran varian Covid-19 Xec ke Indonesia, Nadia juga mengingatkan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Prinsipnya sama, yaitu memperkuat mitigasi (pencegahan) dengan melakukan vaksinasi dan lakukan protokol kesehatan (prokes),” ungkap Nadia kepada Kompas.com, Jumat (20/9/2024).

Penerapan mitigasi tersebut terutama dilakukan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari luar negeri yang banyak melaporkan kasus varian Xec.

Terkait dengan vaksinasi, Kemenkes tetap mendorong masyarakat yang sudah lebih dari enam bulan untuk mendapatkan vaksin kembali.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 kembali diimbau dilakukan untuk seluruh masyarakat, terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi. 

Baca juga: Virus Covid-19 Varian Baru Xec Menyebar di AS dan Eropa, Awas Gejalanya Mirip Varian Omicron

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved