Selasa, 5 Mei 2026

Pilbup Tegal 2024

Profil Bima Eka Sakti, Usia 33 Rela Mundur dari ASN Maju Pilkada Kabupaten Tegal

Dengan usia masih muda yakni 33 tahun, Bima rela mundur dari ASN dan mantap maju pada Pilkada Kabupaten Tegal.

Tayang:
Desta Leila Kartika/TribunBanyumas.com
Bakal Calon Bupati Tegal yang diusung PDIP pada Pilkada 2024, Bima Eka Sakti memberikan keterangan di rumahnya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Senin (9/9/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Profesi ASN atau PNS mungkin menjadi dambaan setiap orang, bahkan ada slentingan 'ASN adalah idaman mertua'. Namun hal ini tidak berlagu bagi Bima Eka Sakti, calon Bupati Tegal di Pilkada 2024.

Dengan usia masih muda yakni 33 tahun, Bima rela mundur dari ASN dan mantap maju pada Pilkada Kabupaten Tegal.

Bima Eka Sakti berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab maju Pemilihan Bupati (Pilbup) Tegal yang diusung PDIP.

 Baca juga: Ada 2 Paslon Pilkada Kabupaten Tegal, PDIP Berani Turunkan Anak Muda di Wilayah Hijau

Kemunculan duet muda Bima-Mujab, menjadi warna tersendiri pada Pilkada 2024 terlebih pada awal kemunculan tepatnya saat melakukan pendaftaran ke KPU Kabupaten Tegal, mereka membuat gebrakan dengan tagline melawan kotak kosong. 

Bima Eka Sakti merupakan mantan ajudan Ganjar Pranowo. 

Bima menerangkan, awal kemunculan dirinya tidak langsung diusung PDI Perjuangan melainkan maju lewat jalur perseorangan atau independen berpasangan dengan M Mu'min, dan saat itu Bima mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Tegal.

Namun sebelumnya, Bima juga mendaftarkan diri lewat PDIP.

Baca juga: 3 Paslon di Pilkada Kota Tegal 2024, Petahana Gandeng Ketua Fatayat NU Jateng

Singkatnya, dalam proses pencalonan jalur independen, Mu'min-Bima dinyatakan tidak lolos atau tidak memenuhi syarat dan secara otomatis menghentikan seluruh proses yang ada.

Sampai akhirnya Bima mendapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju menjadi Bakal Calon Bupati Tegal berpasangan dengan Muhammad Syaeful Mujab.

Pada kesempatan itu, Bima juga menceritakan dirinya memiliki pengalaman di pemerintahan tepatnya menjadi ASN sejak 2010 sampai 2024 atau kurang lebih 14 tahun, menjadi salah satu modal untuk visi misi kedepannya mengabdi untuk Kabupaten Tegal.

Melepas status ASN diakui Bima bukan suatu hal yang mudah. 

Namun sejak awal dirinya mantap mencalonkan diri maju Pilkada Kabupaten Tegal 2024, Bima rela mengambil risiko mundur dari ASN dan menganggap hal tersebut sebagai wujud pengabdian. 

Bima juga tidak menampik bahwa posisi yang belum lama ini dia lepas yakni menjadi ASN banyak diminati orang-orang di luaran sana. 

Tapi bagi Bima, ketika restu ibu sudah diraih, termasuk restu dari sang isteri tercinta, dan keluarga besarnya, maka Bima mantap melangkah maju mencalonkan diri sebagai Bupati Tegal. 

Baca juga: Profil Syaeful Mujab Calon Wakil Bupati Tegal, Ibu TKW, Raih Beasiswa S2 Inggris

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved