Pilbup Kebumen 2024
Pengamat: Tingkat Kompetisi Politik Pilkada Kebumen 2024 Tinggi!
Hal tersebut berdasarkan analisis yang dilakukan pengamat yang juga mahasiswa Program Doktoral Goethe University Frankftur Jerman ini.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pengamat Politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Wahid Abdulrahman memetakan tingkat kompetisi politik di Pilkada 2024 di Jawa Tengah. Kebumen merupakan satu daerah yang masuk kategori tinggi.
Pilkada Kebumen dinilai memiliki tingkat kompetisi politik tinggi.
Hal tersebut berdasarkan analisis yang dilakukan pengamat yang juga mahasiswa Program Doktoral Goethe University Frankftur Jerman ini.
Baca juga: Slogan Kebumen Beriman Ramai Dibicarakan di Medsos, Bupati Arief Beri Penjelasan
Menurutnya, Kebumen masuk ke dalam 23 kabupaten dan kota di Jateng yang masuk kategori tingkat kompetisi politik tinggi.
Selain itu, ada juga lima daerah yang masuk kategori sedang dan 7 daerah masuk kategori rendah.
"Variabel penentu tingkat kompetisi dalam pilkada di wilayah Jawa Tengah meliputi jumlah pasangan calon, eksistensi petahana, mesin politik, modal sosial, dan dukungan finansial yang dimiliki pasangan calon," papar Wahid kepada Tribun, Jumat (30/8/2024).
Ia menyebut tingkat kompetisi yang tinggi/ketat berpotensi terjadi di 23 Kabupaten/Kota meliputi Kota Semarang, Kendal, Demak, Kudus, Kota Salatiga, Jepara, Pati, Rembang, Grobogan, Sragen.
Baca juga: BREAKING NEWS: Rekomendasi PDIP di Pilkada Kebumen 2024 Jatuh kepada Arif-Rista
Selanjutnya, Karanganyar, Wonogiri, Klaten, Kota Surakarta, Kota Magelang, Temanggung, Purworejo, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga,Cilacap, Kota Tegal, dan Batang.
Dia mencontohkan, Kebumen masuk kategori tinggi karena terdapat dua bakal paslon yakni satu paslon petahana, Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih.
Arif dan Ristawati merupakan bupati dan wakil bupati petahana.
Mereka diusung PDIP, Golkar, PKS, PAN, PPP, Perindo, Buruh, PBB.
Petahana ditantang pasangan Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah yang diusung PKB, Nasdem, Gerindra, Demokrat, PSI, Gelora, dan Ummat.
"Secara dukungan partai, keduanya relatif berimbang."
"Sementara, paslon penantang memiliki jaringan politik, modal sosial, dan modal finansial yang kuat."
"Sehingga, pilkada di Kebumen akan berlangsung sengit," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pasangan-arif-dan-rista-serta-lilis-dan-zaeni-miftah-pilkada-kebumen.jpg)