Sabtu, 25 April 2026

Persibas Banyumas

Persibas Ditawarkan ke Bali United, Pemkab Banyumas Tak Punya Duit!

Menurutnya, tim yang berjuluk Laskar Bawor tidak dijual seperti informasi yang tersebar.

net
Persibas Banyumas dikabarkan dijual. Ketua Umum menuturkan bahwa Persibas mencari investor untuk mengarungi Liga 3. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ketua Umum Persibas Banyumas, Sutarno sempat melobi ke Bali United untuk menjual tim kebanggaan warga Kota Satria yang berlaga di Liga 3.

Bali United dinilai memiliki dana cukup besar untuk mengelola tim sepak bola.

Menurutnya, tim yang berjuluk Laskar Bawor tidak dijual seperti informasi yang tersebar.

Baca juga: Selamat Datang PSCS Cilacap di Liga 3, Derby Ngapak Bakal Ketemu Persibas, Persibangga, Persibara

Hanya saja, kata dia, pihaknya hanya mencari investor untuk mengarungi kompetisi Liga 3 musim ini. 

"Yang menjual siapa?"

"Ada yang tanya, Persibas tidak dijual, itu tidak benar."

"Jadi yang benar, nanti ada investor yang mau mendanai Persibas, Investor dari Jakarta, kemarin mau survei tetapi belum jadi," katanya, Rabu (21/8/2024).

Baca juga: Nasib! Persibas Banyumas Resmi Didiskualifikasi dari Liga 3 Musim 2023 Buntut Kerusuhan Suporter

Ia menegaskan, nantinya ada investor yang datang, homebase Persibas ataupun nama Persibas itu sendiri tidak akan diganti.

"Jadi nanti paling mengurus kaya jadi manager, presiden Persibas atau apa itu, kalau ada yang mau gitu kan kita welcome-welcome saja, toh nanti namanya tetap bawa Banyumas, Persibas."

"Dijual itu tidak bisa, jadi nanti ada orang yang mau, basenya tetep di Purwokerto, ini juga baru mau disurvei," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com.

"Itu kalau mau maksud saya menjadi Direktur Persibas."

"Jadi nanti yang mengelola, yang membiayai, mendanai itu semua."

"Kenapa?"

"Karena anggaran sepak bola itu miliaran, sedangkan pemerintah daerah informasinya tidak ada anggaran," terangnya.

Baca juga: Imbas Ricuh, Persibas Dihukum Tanpa Penonton di Liga 3 Jateng Musim Depan

Pemkab Tak Ada Anggaran

Menurutnya, apabila tidak ada anggaran maka sepak bola bisa mati.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved