Kamis, 30 April 2026

Pendidikan

Siswa PAUD SD SMP di Banyumas Dapat Bantuan hingga Rp800 Ribu Perorang

Kepala Dindik Banyumas, Joko Wiyono menjelaskan, bantuan diberikan kepada siswa jenjang PAUD sebanyak 400 siswa, SD 1.000 siswa dan SMP 875 siswa.

Tayang:
ist/dok pemkab banyumas
Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro, bersama Kepala Dindik Banyumas, Joko Wiyono saat memberikan bantuan pendidikan, pada Senin (19/8/2024) di Pendopo Si Panji Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 2.275 siswa Banyumas dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP secara simbolis menerima bantuan sosial uang tunai.

Bantuan sosial diberikan Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro bersama Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas, Joko Wiyono, Senin (19/8/2024) di Pendopo Si Panji Purwokerto.

Kepala Dindik Banyumas, Joko Wiyono menjelaskan, bantuan diberikan kepada siswa jenjang PAUD sebanyak 400 siswa, SD 1.000 siswa dan SMP 875 siswa.

Baca juga: Tawarkan Pendidikan, Rektor UMP Banyumas Ingin PSK Gang Sadar Baturraden Nikmati Kemerdekaan Hidup

Bantuan ini merupakan satu wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung pendidikan yang inklusif dan merata bagi semua lapisan masyarakat.

"Dengan masing-masing siswa PAUD mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu, SD sebesar Rp500 ribu, dan SMP sebesar Rp800 ribu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam keterangan tertulis. 

Ia menuturkan, bantuan bertujuan memberikan peluang dan kesempatan kepada peserta didik mendapatkan kemudahan dan fasilitasi dalam proses pembelajarannya.

"Untuk saat ini bagi jenjang PAUD dan SD sudah masuk tahap pencairan sedangkan untuk jenjang SMP dalam tahap pembuatan rekening," ungkapnya.

Baca juga: Belajar dari Youtube, Pemuda Banyumas Buka Usaha Jam Tangan Kayu Beromzet Puluhan Juta Per Bulan

PJ Hanung juga menjelaskan, bantuan juga menjadi satu upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menekan angka kemiskinan dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat.

"Untuk SPP kan tidak bayar."

"Namun ada kebutuhan-kebutuhan lain yang harus dibayar, seperti membeli perlengkapan sekolah, transportasi dan lain-lain, sehingga itulah yang kita intervensi," terangnya. 

Ia menambahkan, program ini memang sudah ada pada periode masa kepemimpinan Husein-Sadewo dan diteruskan pada tahun 2024, dilanjutkan tahun 2025.

"Dengan adanya bantuan ini, semoga anak-anak kita bisa lebih termotivasi dalam belajar dan bersemangat untuk meraih prestasi," tuturnya. (*)

Baca juga: Ayo Dolan Banyumas! Cuma Bayar Rp79 Pake Qris Bisa Masuk Berbagai Objek Wisata Menarik

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved