Perang Palestina Israel

Lagi, Israel Serang 2 Sekolah di Gaza: 18 Orang Tewas, 40 Warga Masih Hilang

Dua sekolah di Gaza menjadi target serangan Israel, Kamis (8/8/2024). Kejadian ini menewaskan lebih dari 18 orang dan 40 orang masih hilang.

Editor: rika irawati
AFP/BASHAR TALEB
Warga Palestina mengungsi meninggalkan daerah di timur Khan Yunis menuju barat, setelah tentara Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru untuk beberapa bagian kota, di Jalur Gaza selatan, pada 22 Juli 2024. Kamis (8/8/2024) waktu setempat, Israel menyerang dua sekolah di Gaza dan menewaskan 18 orang, 40 orang lainnya masih hilang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GAZA - Dua sekolah di Gaza menjadi target serangan Israel, Kamis (8/8/2024) waktu setempat.

Kejadian ini menewaskan lebih dari 18 orang dan 40 orang masih hilang.

Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan, serangan itu terjadi pada Sekolah Al-Zahra dan Sekolah Abdel Fattah Hamoud.

"Pendudukan Israel menewaskan lebih dari 18 warga dalam serangan di dua sekolah," kata Mohammadal-Mughayyir, pejabat senior badan tersebut, kepada AFP.

Mughayyir mengatakan, serangan Irael ke fasilitas kesehatan itu juga melukai 60 orang.

Baca juga: Sekolah di Gaza Dijatuhi 3 Bom oleh Israel, 15 Orang Tewas

Baca juga: Kepung Rumah Perdana Menteri Netanyahu, Ribuan Warga Israel Desak Penghentian Perang di Gaza

Sementara, lebih dari 40 orang masih dinyatakan hilang.

"Ini adalah penargetan yang jelas terhadap sekolah-sekolah dan fasilitas sipil yang aman di Jalur Gaza," katanya.

Sementara itu, Militer Israel berdalih, penyerangan kepada sekolah-sekolah di Gaza dilakukan karena sekolah-sekolah itu menjadi pusat komando Hamas.

"Kompleks sekolah digunakan sebagai komandan Hamas... tempat mereka merencanakan dan melakukan serangan," kata Militer dalam sebuah pernyataan. (Kompas.com/Irawan Satpo Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serangan Israel ke 2 Sekolah di Kota Gaza, 18 Orang Tewas, 40 Lainnya Masih Hilang".

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Miyazaki Jepang, Kemenlu Cari Kemungkinan WNI Jadi Korban

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved