Rabu, 15 April 2026

Pilbup Banyumas 2024

Profil Maruf Cahyono Eks-Sekjen MPR Maju Calon Bupati di Pilkada Banyumas

Dilihat dari latar belakang Maruf Cahyono yang lama di MPR, dia dekat dengan beberapa tokoh partai politik.

IG
Bakal calon bupati dan wakil bupati, Maruf Cahyono dan Rachmat Imanda mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem untuk maju di Pilkada Banyumas. 

"Maruf dikenal sebagai pejabat pemikir karena sebelum menjadi Sekretaris Jenderal, dia pernah menjadi Kepala Biro Humas dan lama menjabat sebagai Kepala Pusat Pengkajian MPR," tulis Bambang Sadono.

Maruf Cahyono, tulis Bambang, dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya oleh Presiden pada tahun 2017 karena telah banyak memberikan kontribusi untuk mendukung kinerja MPR.

Di antaranya, gagasan pembentukan Lembaga Pengkajian MPR sebagai laboratorium konstitusi yang bertugas memberikan pertimbangan terkait pengkajian sistem ketatanegaraan.

Maruf juga aktif mendorong penataan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Selama menjadi Sekretaris Jenderal MPR, Maruf Cahyono telah menorehkan prestasi dan menaikkan nilai Reformasi Birokrasi Setjen MPR.

Ini dapat dilihat dari apresiasi dan penghargaan yang diterima Sekretariat Jenderal MPR.

Pada September 2019, Sekretariat Jenderal MPR meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan selama lima tahun berturut-turut (2014 – 2018) tanpa jeda.

Pada saat yang sama, Setjen MPR juga mendapat BMN Award, yaitu penghargaan dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

Pada Pebruari 2020, Sekretariat Jenderal MPR mendapat apresiasi dari BPKP karena telah mencapai maturitas level 3 dalam Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP).

Maturitas yang dimaksud adalah tanggung jawab instansi terkait, dalam pelaksanaan menjalankan SPIP secara efektif dan berkualitas.

Maruf Cahyono juga menjadi salah satu figur dari 73 tokoh berprestasi yang diberikan Obsession Media Group (tahun 2018). Lalu pada tahun 2019, Obsession Media Group menganugerahkan The Best Bureaucrat Awards.

Semua ini menunjukkan Maruf Cahyono tidak hanya sebagai 'pejabat pemikir' tapi juga pemimpin yang inspiratif dan kolaboratif mengabdi untuk negeri.

Maruf Cahyono bekerja penuh dedikasi tanpa kenal lelah.

Senang dalam bekerja--dia menyebutnya bekerja adalah sebagai ibadah--Maruf Cahyono tak kenal waktu bahkan bekerja hingga larut malam.

Di mana pun ditugaskan dan ditempatkan, Maruf Cahyono selalu ingin mendorong perubahan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved