Kamis, 23 April 2026

Berita Banyumas

BREAKING NEWS: Sempat Ditutup, Pendakian Gunung Slamet Kembali Dibuka

Sebelumnya, status pendakian Gunung Slamet ditutup sementara waktu karena aktivitas gunung berapi ini.

Istimewa
Pantauan Gunung Slamet dari Pos Pengamatan Gunung Slamet, Gambuhan Pemalang. Pendakian Gunung Slamet kembali dibuka setelah ditutup beberapa bulan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pendakian Gunung Slamet kembali dibuka pada Kamis 8 Agustus 2024. Pendakian sempat ditutup usai kenaikan status Slamet.

Sebelumnya, status pendakian Gunung Slamet ditutup sementara waktu karena aktivitas gunung berapi ini.

Status gunung 3.428 meter di atas permukaan laut ini masih berada di level 2 atau waspada.

Baca juga: Perang Tomat Meriahkan Festival Gunung Slamet Purbalingga, Sugito: Ucap Syukur Atas Panen Berlimpah

Pendakian Gunung Slamet kembali dibuka dengan kesepakatan dan pertimbangan basecamp Lingkar Gunung Slamet.

Lingkar Gunung Slamet merupakan perkumpulan dari basecamp-basecamp pendakian Slamet yang berada di lima kabupaten, Purbalingga, Banyumas, Pemalang, Tegal, dan Brebes.

Dikutip Tribunbanyumas.com dari akun Jalur Lingkar Gunung Slamet, pendakian diperbolehkan dengan syarat radius aman yakni tiga kilometer dari kawah.

Artinya, pendaki tidak bisa ke puncak Slamet.

Baca juga: Cara Warga Lereng Gunung Slamet Purbalingga Rawat Mata Air, Tebang Pohon Denda Rp 5 Juta

"Jangan lupa tetap patuhi peraturan dan imbauan yang berlaku serta persiapan fisik, peralatan, dan logistik yang cukup sebelum melakukan pendakian."

"Tetap patuhi peraturan dan imbauan yang berlaku, persiapkan fisik, peralatan serta mental sebelum melakukan pendakian," imbuhnya.

Gunung Slamet, satu gunung berapi aktif di Jawa Tengah terus menunjukkan aktivitas yang mengkhawatirkan.

Berdasarkan laporan terbaru, status Gunung Slamet saat ini masih berada pada level Waspada.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

Ini disampaikan Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsoed, Yogi Adi Prasetya.

Status ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih meningkat dan potensi letusan tetap ada.

Baca juga: Festival Gunung Slamet Purbalingga Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara

Pakar vulkanologi juga menegaskan bahwa meskipun belum ada tanda-tanda pasti mengenai waktu letusan, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved