Berita Jateng

Melintas Jalan Nasional Paling Indah di Jawa Tengah, Serasa di Puncak Membelah Dua Gunung

Bagaimana tidak, jalan itu seakan membelah dua gunung berapi besar, yakni Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro bak gunung kembar. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Jalan nasional Temanggung-Wonosobo memiliki panorama indah diapit dua gunung besar 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO- Jalur utama penghubung Kabupaten Temanggung via Parakan dengan Kabupaten Wonosobo menyajikan panorama menjanjikan.  

Bagaimana tidak, jalan itu seakan membelah dua gunung berapi besar, yakni Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro bak gunung kembar. 


Dari Temanggung ke arah Wonosobo, pengendara akan melintasi jalan penuh tanjakan dan tikungan khas pegunungan. 


Jalan itu didominasi tanjakan menuju titik jalan paling tinggi yakni di Kledung atau perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Wonosobo. 

Baca juga: Art Policing, Cara Polisi di Kebumen Dekati Warga dengan Seni dan Budaya


Di titik jalan tertinggi itu, hawa berubah menjadi dingin serasa berada di puncak ketinggian gunung. 


Di situ pengendara bisa menikmati spot terbaik untuk menyaksikan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari jarak lebih dekat. 


Di ketinggian itu, dua gunung itu terlihat gagah dan indah. Di sisi kanan dan kiri jalan terlihat pemandangan gunung Sindoro-Sumbing nan megah. 


Meski seringkali pengendara dibuat kecewa lantaran dua gunung itu tak terlihat karena tertutup kabut. 


Di titik ini pula terdapat SPBU dan minimarket yang viral karena memiliki latar belakang panorama Gunung Sindoro bak Gunung Fuji di Jepang. 


Di batas dua kabupaten ini, pengendara bisa juga rehat di Kledung Rest Area di kiri jalan dari arah Parakan. 


Tempat ini menjadi salah satu spot terbaik untuk rehat sembari menikmati panorama Gunung Sumbing yang aduhai. 


Tempat parkiran juga luas sehingga pengendara tidak perlu memarkir di pinggir jalan yang berpotensi mengganggu lalu lintas. 

Baca juga: Menikmati Matahari Terbenam dari Kebun Teh Kaki Gunung Pakuwaja Dieng, Cara Indah Mengakhiri Senja


Banyak pula Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjual aneka jajanan untuk memanjakan lidah atau sekadar menghangatkan badan. 
Tidak ada tiket masuk untuk memasuki Kledung Rest Area ini. 

 

Sembari mendinginkan mesin, pengendara bisa bersantai sembari menikmati kopi hangat racikan PKL dan memandangi gunung yang menyegarkan. 

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved