Berita Nasional
Meneliti Habib Bukan Keturunan Nabi, KH Imaduddin Utsman Mengarang Puluhan Kitab Berbahasa Arab
Bagaimana tidak, ulama muda NU asal Banten itu berani membatalkan nasab ba'alwi atau klan bergelar habib dengan klaim keturunan Nabi Muhammad
TRIBUNBANYUMAS.COM, Sosok KH Imaduddin Utsman al-Bantani mendadak popular.
Bagaimana tidak, ulama muda NU asal Banten itu berani membatalkan nasab ba'alwi atau klan bergelar habib dengan klaim keturunan Nabi Muhammad SAW.
Padahal keyakinan bahwa habaib merupakan dzuriat Nabi sudah mengakar di kalangan umat Islam di dunia, khususnya di Indonesia selama ratusan tahun.
Imaduddin yang mengklaim punya dalil kuat untuk membatalkan nasab ba'alwi sontak membuat geger umat Islam.
Para habaib merasa terusik hingga dibuat "kepanasan".
Baca juga: Uang Palsu Dijual di Marketplace Mendekati Uang Asli, Diklaim Lolos Sinar UV dan Bisa Dibelanjakan
KH Imaduddin tidak sekadar beropini. Ia mengklaim punya segudang data, dari hasil penelitiannya terhadap manuskrip-manuskrip kuno hingga hasil tes DNA sejumlah habib di dunia yang menunjukkan mereka bukan keturunan Nabi, melainkan bangsa Yahudi.
Ini yang membuat tesisnya sulit dipatahkan hingga saat ini.
Polemik soal nasab habib ini pun sedang ramai diperbincangkan di media sosial dalam setahun terakhir ini, khususnya di Youtube.
Berikut profil KH Imaduddin Utsman al-Bantani.
Imaduddin Utsman al-Bantani, lahir di Kresek, Tangerang, Ahad, 15 Agustus 1976 (19 Sya’ban 1396 Hijriah).
Ia pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum yang berlokasi di Kampung Cempaka Desa Kresek Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.
Utsman sendiri adalah nama kakek dari ibunya yang hidup di tengah-tengah keluarga Bani Utsman di Kresek, Tangerang.
Sementara “al-Bantani” menunjukan asal daerahnya.
Sejak aktif di kepengurusan Nahdlatul Ulama Tahun 2006-201, ia sempat menjabat Ketua MWCNU Kecamatan Kresek, kemudian Tahun 2018 menjabat Wakil Katib PWNU Provinsi Banten.
Tahun 2020 sampai dengan sekarang menjabat sebagai Ketua RMI PWNU Banten. Ia juga menjadi penasihat Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Provinsi Banten dan Rijalul Anshor Kabupaten Tangerang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.