Berita Jateng

Anggaran Penanganan Jalan di Wonosobo Rp 111 Miliar di Tahun 2024, Cek Apa Sampai di Daerahmu

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelontorkan dana senilai 111 miliar rupiah untuk pengerjaan penanganan jalan di tahun 2024.

|
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Imah Masitoh/Tribun Jateng
Kick off penanganan jalan Kabupaten Wonosobo tahun 2024, Bupati Wonosobo tinjau pelaksanaan pengerjaan ruas jalan Kejiwan-Kuripan, Kamis (13/6/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelontorkan dana senilai 111 miliar rupiah untuk pengerjaan penanganan jalan di tahun 2024.


Pengerjaan ruas jalan Kejiwan-Kuripan, Kecamatan Watumalang menjadi tanda dimulainya pengerjaan proyek jalan di Kabupaten Wonosobo tahun ini.


Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardianto menyampaikan, total jumlah dana yang dikucurkan tahun ini berasal dari berbagai sumber.


"Anggaran tahun 2024 untuk jalan 111 miliar rupiah. Itu terdiri dari 3 komponen yang dari dana alokasi khusus (DAK) 25 miliar rupiah, bantuan keuangan 55 miliar rupiah, dan sisanya dari APBD kabupaten," ucapnya saat kick off penanganan jalan Kabupaten Wonosobo tahun 2024 di Desa Kuripan, Kamis (13/6/2024).

Baca juga: Tersedia Ribuan Lowongan Pekerjaan, Job Fair Kabupaten Cilacap 2024 Diserbu Ribuan Pencari Kerja


Ia menyebut, ada sebanyak 121 paket kegiatan dikerjakan tahun ini yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo. 


"Volume panjangnya, menangani sekitar 16,6 kilometer yang bersumber dari DAK, dan yang lain tentunya dengan asumsi perkiraan kita di angka 2 miliar itu satu kilometer jalan tertangani," ujarnya.


Kadis Adin menjelaskan, dengan ketersediaan anggaran saat ini tentunya belum sepenuhnya dapat memenuhi tuntutan masyarakat. Maka dari itu pihaknya akan melakukannya secara efisien dan efektif sesuai ketentuan teknis yang ada.


Dalam proses pembangunan jalan ia sampaikan lebih lanjut, ada beberapa tahapan yang harus dilalui mulai dari perencanaan hingga pengadaan barang dan jasa.


Proses dimulainya pengerjaan jalan tahun ini mundur satu bulan bila dibandingkan tahun lalu. Hal ini dikarenakan regulasi baru mengenai pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan sistem e-katalog, sehingga butuh waktu untuk menyesuaikan.


Terkait kegiatan pemeliharaan rutin jalan di Kabupaten Wonosobo ia katakan, dilakukan setiap saat. Bahkan tahun ini sejak awal tahun terus dilakukan di titik-titik ruas jalan yang rusak dengan pengerjaan dilakukan prioritas pada titik-titik yang sangat darurat.


"Insyallah tim reaksi cepat kami ada 50 orang dibagi 5 wilayah di Kabupaten Wonosobo yang setiap hari bekerja di lapangan. Ada 2 tim pemeliharaan rutin pengaspalan jalan yang setiap hari bekerja. Harapannya kemantapan jalan bisa terawat," terangnya.


Sementara itu Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan, usai kegiatan kick off ini, ruas jalan yang lain juga segera memulai proses pengerjaan sehingga dapat selesai sesuai target waktu yang ditentukan tahun ini.

Baca juga: Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye Masuk Daftar Pemain Mengesankan AFC. Ikut Voting di Sini


Menurutnya jalan di Kabupaten Wonosobo mempunyai tantangan tersendiri mengingat kontur wilayah yang tidak rata, ditambah curah hujan yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi struktur jalan.


Tuntutan masyarakat yang ingin serba cepat, bupati menekankan, pemerintah harus dapat menyesuaikan ritme irama masyarakat dengan cara merespon cepat.


"Dengan percepatan-percepatan, ini upaya pemerintah kabupaten tentunya memberikan pelayanan yang prima. Kita harapkan mudah-mudahan masyarakat akan puas terlayani dengan baik," ucapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved