Minggu, 3 Mei 2026

PSIS Semarang

Ada Apa dengan Panser Biru? Boikot Laga PSIS Semarang vs RANS di Liga 1

PSIS Semarang bakal menjamu RANS pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Senin (22/4/2024) malam.

Tayang:
franciskus ariel setiaputra/tribunbanyumas.com
Aksi capo suporter PSIS Semarang, Panser Biru, Ferry Opel dan Jefri Agus Ridean saat memandu para suporter Panser Biru menyanyikan chant mendukung PSIS saat berlaga di Stadion Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. Panser Biru menyerukan boikot laga PSIS vs RANS Nusnatara FC dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Senin (22/4/2024) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru memboikot laga tim kesayangannya saat kontra RANS Nusantara FC.

PSIS Semarang bakal menjamu RANS pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Moch Soebroto, Magelang pada Senin (22/4/2024) malam.

Panser Biru memastikan absen mendukung tim kebanggaannya secara langsung.

Baca juga: Tak Mau Jumawa, PSIS Semarang Jadikan Laga Kontra Rans Nusantar Momentum Kembalikan Rasa Pede

Rencana boikot laga tersebut juga disampaikan Panser Biru di akun media sosial.

"DPP PANSER BIRU mengambil sikap untuk “MEMBOIKOT" laga Pertandingan home VS RANS yang berlangsung pada Hari Senin tanggal 22 April 2024 bertempat di Stadion Moch Soebroto Magelang," tulis akun tersebut.

Plt Ketua Umum Panser Biru, Paulus Chandra Octa menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan berkaitan dengan surat tuntutan yang diberikan kepada CEO PSIS, Yoyok Sukawi beberapa waktu lalu.

Surat tersebut berisi mengenai tidak adanya perkembangan signifikan dalam performa tim yang targetnya adalah finis di 4 besar atau seri championship.

Baca juga: Target Tembus Empat Besar Makin Berat, PSIS Semarang Punya PR Utama Kembalikan Rasa Percaya Diri

"Tuntutan kami hanya ingin PSIS itu lolos 4 besar, bukan di peringkat satu.

Itu menurut kami tuntutan yang gak muluk-muluk," ungkap Paulus saat dikonfirmasi Minggu (21/4/2024), malam.

Ditambah, dalam surat tersebut tercantum bahwa Panser Biru ingin mendapat respon dari manajemen PSIS.

Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan sama sekali dari manajemen.

"Sepertinya manajemen menyepelekan.

Padahal di dalam surat tuntutan itu tertera CEO PSIS harus membalas dan merespon surat kami 3x24 jam.

Namun, pada kenyataanya tidak ada respon dan tidak ada balasan,” ujarnya.

Baca juga: PSIS Bakal Dipercaya Kelola Stadion Citarum, Pemkot Semarang Masih Kaji Tarif Sewa

Dirinya juga menyebut bahwa menurunnya performa PSIS Semarang juga berkaitan dengan tanggung jawab manajemen kepada para pemain.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved