Selasa, 14 April 2026

Berita Brebes

76 Rumah di Brebes Rusak Akibat Tanah Gerak, 237 Warga Terpaksa Mengungsi

Sebanyak 76 rumah di Dukuh Limbangan, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, rusak akibat tanah gerak. Sebanyak 237 warga mengungsi.

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/BPBD Banyumas
ILUSTRASI. Rumah warga rusak akibat tanah gerak. Sebanyak 76 rumah di Dukuh Limbangan, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak akibat tanah gerak. Sebanyak 237 warga terpaksa mengungsi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memicu tanah gerak di permukiman.

Akibatnya, 76 rumah di Dukuh Limbangan, rusak. Bahkan, 35 rumah di antaranya nyaris ambruk.

Kerusakan tersebut meliputi dinding roboh, atap rumah rusak, serta lantai retak-retak hingga kedalaman satu meter.

Data Pemkab Brebes, ada 237 warga terdampak, dimana 200 warga telah mengungsi di gedung Balai Latihan Kerja, aula pondok pesantren, dan rumah-rumah warga yang aman.

"Sebenarnya, empat bulan lalu, mulai retak-retak ringan."

"Tapi, tanggal 20 Februari lalu, akibat hujan deras dari sore hingga malam, retakan menjadi luar biasa. Bahkan, air dari resapan masuk ke rumah-rumah," ungkap Rohmat Awaludin, warga Limbangan, Minggu (3/3/2023), dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: 10 Rumah Warga Sukowuwuh Purworejo Terancam Ambruk Akibat Tanah Gerak, Pemilik Mengungsi saat Hujan

Saat ini, kondisi warga di tempat pengungsian mulai terserang penyakit, di antaranya batuk dan demam.

Mereka berharap, pemerintah Kabupaten Brebes bisa segera merelokasi rumah mereka ke tempat yang aman.

Disiapkan Lokasi Relokasi

Sementara, Kepala Desa Sridadi, Sudiryo mengatakan, pemerintah desa telah menyiapkan lokasi relokasi.

Namun, pelaksanaan relokasi masih menunggu hasil penelitian Badan Geologi Kementerian ESDM.

"Insyaallah, lahan sudah ada. Kami imbau warga supaya berhati-hati kalau masih di rumah masing-masing," terangnya.

Baca juga: Terjun ke Sungai Hindari Tawuran, Tiga Remaja di Brebes Justru Hilang Diduga Hanyut

Penjabat (Pj) Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar mengatakan, Tim Geologi melakukan assesment di wilayah tersebut sejak Selasa (27/2/2024), pekan lalu.

"Kami minta assesment untuk diteliti apakah tanahnya gerak atau karena intensitas hujan."

"Hasilnya belum ada tapi rekomendasi mereka untuk direlokasi," kata Iwanuddin.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved