Berita Jateng

Modal 10 Kaleng Pilox, Para Relawan di Semarang Selamatkan Banyak Nyawa dari Risiko Kecelakaan

Rizki Yanuar mengatakan, kegiatan relawan tersebut patut diacungi jempol lantaran mau menyisihkan waktu, tenaga dan uangnya demi pengguna jalan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Relawan gabungan Semarang
Relawan Gabungan dan Info Taruna Semarang saat memberikan tanda jalan berlubang di Jalan Veteran, Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (8/2/2024) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Relawan Gabungan  dan Info Taruna Semarang memberikan tanda jalan berlubang menggunakan cat semprot atau pilox, Kamis (8/2/2024) dini hari.

Kegiatan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya angka kecelakaan akibat jalan berlubang. 

"Musim hujan telah tiba sehingga banyak jalan berlubang bermunculan di Kota Semarang," papar koordinator aksi , Priyadi.

Pemberian tanda jalan berlubang yang dilakukan oleh relawan menyisir di sejumlah jalan protokol di Kota Lumpia meliputi sepanjang jalan dari Jenderal Sudirman, Semarang Barat ke arah timur hingga Penggaron, Kecamatan Pedurungan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bocah 6 Tahun di Cilacap Tewas Tertimpa Bangunan Ruko

Ada pun jalan lainnya meliputi Jalan Kartini, Veteran dan Soekarno-Hatta.

Setidaknya, terdapat hampir 100 lubang di jalan yang berhasil ditandai. 

Dalam aksi itu, total sebanyak 10 kaleng pilox ludes.

"Jalan berlubang paling banyak ditemukan di Majapahit (Pedurungan)," imbuhnya.

Ia mengatakan, masih ada lubang jalan yang belum sempat diberikan tanda.

Rencananya, lubang jalan tersebut akan segera diberikan tanda terutama di sepanjang jalan Jrakah ke selatan hingga Terminal Cangkiran Semarang. Kemudian Jalan Kelud, Sampangan dan lainnya.

Baca juga: KPU Banyumas Berangkatkan 10 Truk Logistik Pemilu 2024, Prioritas Kecamatan Terjauh

"Kami melakukan kegiatan ini karena angka kecelakaan selama musim hujan ini meningkat," jelasnya.

Kecelakaan tersebut di antaranya disebabkan oleh jalan berlubang. Menurut Priyadi, kecelakaan yang ditangani relawan saat ini di angka lima sampai tujuh kecelakaan setiap harinya.

"Pemberian tanda dengan pilox ini setidaknya bikin pengguna jalan berhati-hati," ungkapnya.

Terpisah, warga Semarang, Rizki Yanuar mengatakan, kegiatan relawan tersebut patut diacungi jempol lantaran mau menyisihkan waktu, tenaga dan uangnya demi pengguna jalan.


"Nah, tinggal dinas terkait saja untuk menindaklanjutinya dengan menambal jalan karena misal didiamkan jalan berlubang akan semakin lebar dan membahayakan," katanya ketika dimintai tanggapan soal kegiatan relawan tersebut. (Iwn)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved