Berita Jateng
Detik-detik Jembatan Roboh hingga Pengendara Hanyut di Sragen, Keajaiban Terjadi
Korban sempat hanyut terbawa aliran air sungai sejauh lebih kurang 500 meter. Korban dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Pondasi Jembatan Kedung Grombyang, penghubung Dukuh Sumbermulyo dan Dukuh Kedungcabe, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Sragen ambrol pada Selasa tanggal 02 Januari 2024 sekira pukul 05.00 wib.
Pada Selasa tanggal 02 Januari 2024 sekira pukul 05.00 wib, Parmo yang sebelumnya menginap di rumah saudaranya yang berada di Dukuh Kedungwaduk Desa Kedungwaduk, Kec. Karangmalang, Sragen, akan pulang ke rumahnya di Dukuh Rayung, Desa Pucuk, Kecamatan Masaran, Sragen.
Ia mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam nopol AD-6489-YN.
Namun nahas, pada saat melewati jembatan sungai Kedung Grombyang yang merupakan penghubung antara Dukuh Sumbermulyo dan Dukuh Kedungcabe, Desa Kedungwaduk, korban tidak mengetahui ternyata pondasi pinggir jembatan sudah ambrol akibat tergerus aliran air sungai.
Baca juga: Pelanggan Provider Indosat dan Tri di Jateng Masih Sulit Akses Internet Meski Sinyal Penuh
"Sehingga mengakibatkan korban beserta 1 unit SPM Honda Supra X 125 yang dikendarainya terjatuh ke aliran sungai, " kata Kapolsek Karangmalang Polres Sragen AKP Mulyono
Korban sempat hanyut terbawa aliran air sungai sejauh lebih kurang 500 meter.
Korban dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai.
Ia kemudian meminta tolong kepada warga sekitar.
Sekira pukul 08.00 wib warga berhasil mengangkat sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam milik korban dari dalam aliran sungai Kedung Grombyang.
Akibat kejadian tersebut pondasi jembatan sungai Kedung Grombyang mengalami ambrol sepanjang 10 meter sehingga mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp.35.000.000.
Adapun korban Parmo mengalami luka ringan berupa luka lecet di kepala bagian belakang.
Baca juga: Jokowi Izinkan Warga di Cilacap untuk Sekolahkan Sertifikat Tanah, Asalkan Penuhi Syarat Ini
Ia juga merasakan sakit di punggung dan luka lecet di jari kaki.
Diperkirakan Pondasi Jembatan ambrol pada hari Selasa tanggal 02 Januari 2024 sekira pukul 04.00 Wib.
Pada saat korban melewati jembatan sungai Kedung Grombyang, kondisi debit air masih tinggi dan aliran air deras.
Aliran sungai Kedung Grombyang naik dikarenakan intensitas curah hujan tinggi pada Senin malam tanggal 01 Januari 2024 sampai Selasa dinihari tanggal 02 Januari 2024. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Pengendara-hanyut-sragen.jpg)