Kamis, 7 Mei 2026

PSIS Semarang

Resmi Ajukan Banding, PSIS Semarang Minta Doa Suporter agar Upaya Dapat Keringanan Hukuman Terkabul

Manajemen PSIS Semarang resmi mengirim surat banding ke Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas sanksi laga tanpa penonton, Selasa (12/12/2023).

Tayang:
Tribunbanyumas.com/Franciskus Ariel
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menenangkan suporter PSIS dan PSS Sleman saat kerusuhan dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (3/12/2023). Yoyok menyatakan, PSIS Semarang secara resmi telah mengirimkan berkas banding atas sanksi yang diberikan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang resmi mengirim surat banding ke Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas sanksi laga tanpa penonton, Selasa (12/12/2023).

Chief Executive Officer (CEO) PSIS Yoyok Sukawi mengatakan, pihaknya mulai menyiapkan banding sejak Rabu (6/12/2023) malam atau di hari putusan Komdis PSSI dijatuhkan.

"Semua prosedur telah kami lakukan setelah kami menerima hukuman dari Komdis PSSI terkait larangan menggelar pertandingan tanpa penonton hingga akhir musim," kata Yoyok, Selasa pagi.

"Setelah kami mengirim surat banding pekan lalu, akhirnya berkas untuk memohon banding lengkap beserta memori banding PSIS."

"Selasa pagi ini, secara resmi, kami kirim ke Komite Banding. Banding ini memohon keringanan hukuman untuk PSIS," imbuhnya.

Baca juga: Tolak Sanksi Laga PSIS Semarang Tanpa Penonton, Panser Biru Galang Dukungan Lewat Petisi

Seperti diketahui, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman pertandingan kandang tanpa penonton hingga Liga 1 musim 2023/2024 berakhir kepada PSIS Semarang.

Sanksi ini diberikan sebagai imbas kericuhan suporter saat laga PSIS Semarang vs PSS Sleman, Minggu (3/12/2023).

Selain hukuman laga tanpa penonton, PSIS Semarang juga dijatuhi sanksi denda Rp25 juta.

Terkait banding ini, Yoyok meminta dukungan doa suporter PSIS agar upaya mendapat keringanan hukuman dikabulkan Komite Banding PSSI.

"Saya, beserta tim legal PSIS, terus mengawal dari awal di Jakarta. Mohon doanya teman-teman semoga perjuangan kita diberi kemudahan dan keberhasilan," katanya.

Di sisi lain, kelompok suporter PSIS Panser Biru juga membuat petisi menolak hukuman melalui change.org.

Hingga Selasa pagi, petisi tersebut telah ditandatangi 8.559 akun.

Baca juga: Buntut Ricuh, Polda Jateng Bakal Panggil Panpel Pertandingan PSIS Soal Kehadiran Suporter PSS Sleman

Dalam isi petisi berjudul "Menolak Keputusan Komdis PSSI Kepada Klub PSIS Semarang Perihal Laga Tanpa Penonton" tersebut, Panser Biru menilai, sanksi dari Komdis PSSI sangat memberatkan.

Sebab, hukuman tersebut memberi dampak kepada tim, suporter, bahkan pelaku UMKM.

Panser Biru menilai, laga tanpa penonton akan menurunkan performa tim karena tak mendapat dukungan moril secara langsung dari para pencinta sepak bola di Semarang.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved