Liga 2
Penalti Kontroversi Persela vs Persekat, Wasit Blunder?
Penalti kontroversi terjadi pada duel Persela Lamongan vs Persekat Tegal dalam lanjutan Liga 2.
Tendangan penalti pun diselesaikan dengan baik oleh Kim Do Hyun.
Dalam Law of The Game (LOTG) Law 12 Fouls and Misconduct, terdapat aturan 'natural' dan 'unnatural' posisi tangan.
'Tidak dikatakan handball jika bola melakukan kontak dengan lengan atau tangan dalam 'posisi natural'. Bola secara tidak sengaja bersentuhan dengan tangan atau lengan pemain bertahan di dalam area penalti akibat defleksi, sapuan rekan tim, atau sejenisnya'
Apakah aturan di Piala Dunia dan Liga 2 Indonesia berbeda?
Jalannya Pertandingan
Hasil babak pertama antara Persela Lamongan melawan Persekat Tegal yakni imbang 1-1.
Persekat mencetak gol melalui sang striker, Kahar Kalu pada menit 41.
Pada laga putaran pertama di kandang Persekat, Kahar Kalu juga berhasil menjebol gawang Persela.
Tidak lama, Persela mencetak gol penyeimbang pada menit tambahan babak pertama melalui titik putih penalti.
Tim tuan rumah melakukan serangan bertubi-tubi pada menit awal pertandingan.
Pemain Persela terus mengurung lini pertahanan Laskar Ki Gede Sebayu, julukan Persekat.
Menit 3, penyerang Persela, Zulham Zamrun melancarkan tendangan keras, namun masih melebar di gawang Persekat yang dijaga Tedi Heri.
Menit 15, striker gaek milik Persela, Silvio Escobar mengirim umpan datar cukup tajam ke depan gawang Persekat, namun tidak ada pemain yang menyambut.
Meskipun dikurung, Persekat kerap memberikan serangan balasan cepat melalui winger yang dimiliki.
Menit 17, Persekat memiliki peluang di depan gawang, namun sang striker, Kahar Kalu tidak memiliki kesempatan menendang karena diblok pemain lawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pemain-persekat-matheus-souza.jpg)