Persekat Tegal
Persekat Kedatangan Pemain Baru Pindahan dari PSIS Semarang Jelang Kontra Gresik United
Persekat Tegal kedatangan amunisi baru jelang melawan Gresik United dalam laga perdana putaran kedua Liga 2.
Armand juga sudah berkewarganegaraan Indonesia dan memiliki istri asli Tanah Air, Irma Siregar.
Lelaki kelahiran Douala, Kamerun, 8 Oktober 1982 itu lebih banyak menghabiskan waktunya di Papua baik sebagai pemain dan pelatih, tepatnya pada 2005.
Sebagai pemain, Armand memperkuat tiga klub berbeda, yakni Persidafon Dafonsoro, Persiwa Wamena, dan Yahukimo FC.
Armand turut mengantarkan Persidafon Jayapura menapaki Liga 1 Indonesia.
Ia juga sempat bermain di Kedah FC (Malaysia) dan Saigon Port (Vietnam).
Baca juga: Tuah Haru Nakagaki saat Persijap Menang Perdana di Liga 2 atas Persekat Tegal
Namun, kariernya harus terhenti di usia muda yakni 27 tahun karena cedera lutut.
Pensiun sebagai pemain, Armand memutuskan kembali ke tanah Papua jadi asisten pelatih di Perseka Kaimana yang saat itu berstatus klub Divisi 3.
Setahun kemudian, pada 2010 ia menjabat pelatih kepala Perseka hingga 2013.
Armand dan Perseka menembus Divisi Utama dengan status Juara Divisi I pada 2012.
Setahun bersama Perseka di Divisi Utama, Armand kemudian berlabuh di Persigubin Gunung Bintang Papua.
Pada 2017 menahkodai Persigubin lalu pindah ke Biak United pada 2018, setahun di Karang Panas, 2019 berlabuh di Elang Brimob FC Jayapura.
Setelah kenyang menjadi pemain dan pelatih di tanah Papua, Armand mulai merantau.
Baca juga: Daftar 21 Pemain Persekat Tegal yang Dibawa Lawan Persijap Jepara
Pada 2020, dia mendapat kesempatan melatih DIT FC, salah satu klub lokal di Timor Leste.
Setahun mengasah ketrampilannya di sana, ia kembali ke tanah Papua lagi sebagai pelatih tim Persiweja (Mamberamo Raya).
Pada 2022-2023 kembali ke Timor Leste dan membawa DIT FC juara Liga 2 Timor Leste.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/fathul-ihsan-dan-souza-persekat-tegal.jpg)