Persekat Tegal

SOSOK Pelatih Persekat Tegal asal Kamerun, Pernah Bawa Tim Juara Liga 2: Mial Balebata Armand

Persekat Tegal menunjuk pelatih baru yakni Mial Balebata Armand untuk mengarungi putaran kedua kompetisi Liga 2 musim 2023/2024.

Dok Persekat
Pelatih anyar Persekat Tegal, Mial Balebata Armand sedang berdiskusi bersama pelatih fisik, M Afif saat sesi latihan menghadapi putaran kedua Liga 2 musim 2023/2024. Meskipun lahir di Douala, Kamerun, Mial Armand tidak asing bagi sepak bola Indonesia. Ia sudah banyak makan asam garam sepak bola di negeri ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Persekat Tegal menunjuk pelatih baru yakni Mial Balebata Armand untuk mengarungi putaran kedua kompetisi Liga 2 musim 2023/2024.

Sebelumnya, Persekat ditangani Miftahudin Mukson.

Namun, usai dibantai Persipa Pati, Miftahudin mengundurkan diri.

Baca juga: Usai Kalah 3-0 dari Persipa Pati, Pelatih Persekat Tegal Pamit Undur Diri

Saat pengunduran diri, Miftahudin Mukson menuturkan mendapatkan panggilan dari kesatuannya.

Tidak lama kemudian, ia resmi ditunjuk sebagai pelatih PSMS Medan di Liga 2.

Terkait Mial Armand, meskipun lahir di Douala, Kamerun, ia tidak asing bagi sepak bola Indonesia.

Ia sudah banyak makan asam garam sepak bola di negeri ini.

Baca juga: BABAK 1 Persekat vs PSCS Derby Ngapak, Striker Kedua Tim Sulit Cetak Gol

Armand juga sudah berkewarganegaraan Indonesia dan memiliki istri asli Tanah Air, Irma Siregar.

Lelaki kelahiran Douala, Kamerun, 8 Oktober 1982 itu lebih banyak menghabiskan waktunya di Papua baik sebagai pemain dan pelatih, tepatnya pada 2005.

Sebagai pemain, Armand memperkuat tiga klub berbeda, yakni Persidafon Dafonsoro, Persiwa Wamena, dan Yahukimo FC.

Armand turut mengantarkan Persidafon Jayapura menapaki Liga 1 Indonesia.

Baca juga: SUSUNAN Pemain Persekat Tegal vs PSCS Cilacap: Striker Asing Tuan Rumah Diturunkan

Ia juga sempat bermain di Kedah FC (Malaysia) dan Saigon Port (Vietnam).

Namun, kariernya harus terhenti di usia muda yakni 27 tahun karena cedera lutut. 

Pensiun sebagai pemain, Armand memutuskan kembali ke tanah Papua jadi asisten pelatih di Perseka Kaimana yang saat itu berstatus klub Divisi 3.

Setahun kemudian, pada 2010 ia menjabat  pelatih kepala Perseka hingga 2013.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved