Berita Cilacap
700 Peserta Ikuti Jumbara PMR 2023 yang Digelar PMI Cilacap
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap kembali menggelar Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR yang sempat vakum beberapa tahun karena pandemi.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap kembali menggelar Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR yang sempat vakum beberapa tahun karena pandemi.
Berlangsung di Bumi Perkemahan Jambusari, Jeruklegi, acara ini digelar selama 4 hari yakni sejak Kamis (5/10) hingga Minggu (8/10).
Ketua PMI Cilacap Farid Ma'ruf menuturkan, Jumbara PMR tahun 2023 ini digelar sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-78 PMI yang jatuh pada tanggal 7 September.
Acara tersebut diawali dengan defile para peserta dengan menampilkan kemampuan serta keunikan masing-masing.
Baca juga: Ini Biang Kerok Pupuk Langka, Kejari Kebumen Tangkap Distributor Pupuk Subsidi Nakal
Lalu dilanjutkan dengan upacara dan pembukaan Jumbara oleh Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar.
"Jumlahnya kurang lebih 700 peserta baik siswa SMP maupun SMK/SMA dari 52 kontingen," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com
Mengusung tema meujudkan PMR yang Terampil, Berbakti dan Bersahabat nantinya para peserta juga akan mengikuti serangkaian lomba dan kegiatan.
Seperti contoh manajemen PMR, Workshop HIV/Aids, Workshop NAPZA, Bakti Sosial, Jurnalistik Remaja, Jumbara Got Talent dan lainnya.
Adapun untuk menentukan kontingen terbaik, PMI Cilacap sudah menunjuk 44 penilai dari kalangan profesional yakni jurnalis dan budayawan, serta penilai dari PMI Kabupaten tetangga.
"Kita ambilkan penilai dari PMI Kabupaten tetangga seperti PMI Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen dan Tegal untuk meminimalisir subyektifitas," ungkap Farid.
Baca juga: Cek Lokasi dan Jadwal Pelayanan Samsat Keliling di Cilacap Jumat 6 Oktober 2023
Sementara itu, Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar yang berkesempatan membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong kegiatan Jumbara ini, terlebih PMR merupakan relawan masa depan PMI.
Dengan adanya kegiatan Jumbara, Yunita meyakini generasi muda mampu mandiri, berkarakter dan suka menolong sesama dengan rasa kemanusiaan tanpa memandang SARA.
"Anak-anak yang nanti juara bisa diikutsertakan dalam kegiatan Basic Life Support.
Supaya temen-temen PMR punya keterampilan yang lebih, supaya bisa menolong sesama lebih bagus, sesuai dengan standar pertolongan," jelas Yunita.
Selain kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati HUT ke-78 PMI digelar pula event kemanusiaan seperti penyerahan piagam penghargaan pendonor sukarela 10 kali dan 25 kali.
Kemudian penyerahan paket sembako untuk 50 warga Desa Jambusari, penyerahan kacamata gratis bagi 233 siswa SD/MI di Kecamatan Binangun dan penyerahan 260 batang bibit kayu keras untuk warga Desa Jambusari. (pnk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Pembukaan-Jumbara.jpg)