Berita Karanganyar
Kebakaran Gunung Lawu Meluas Hingga 8 Hektare, Api Mulai Memasuki Jalur Pendakian
Kebakaran Gunung Lawu terus meluas dan diperkarakan telah mencapai delapan hektare.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Kebakaran Gunung Lawu terus meluas dan diperkarakan telah mencapai delapan hektare.
Bahkan, titik api yang semula ada di sisi utara kini memanjang hingga wilayah selatan.
Kebakaran yang semula berada di Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, itu kini telah mencapai tiga kecamatan di Jawa Tengah, yakni Kecamatan Jenawi, Ngargoyoso, dan Tawangmangu.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Juli Padmi Handayani menyampaikan, tim gabungan masih berjibaku menjinakkan api.
Baca juga: Kebakaran Gunung Lawu Karanganyar Belum Berhasil Dipadamkan, Butuh Waktu 6 Jam Menjangkau Titik Api
Api tak hanya menghanguskan sabana dan ilalang tetapi juga pohon cemara.
"Perkembangan hingga hari ini, kami konsentrasikan di jalur pendakian Candi Cetho karena api mengarah ke utara."
"Sebagian besar (api) mengarah ke Pos Babar jalur pendakian Tambak, wilayah Berjo, Kecamatan Ngargoyoso," kata Juli, Selasa (3/10/2023) siang.
Selain melakukan pemadaman secara manual, terangnya, tim gabungan juga membuat ilaran atau sekat supaya api tidak meluas.
Di sisi lain, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar dan Perhutani akan berkoordinasi terkait penanangan kebakaran yang melanda Gunung Lawu.
"Angin tidak menentu menjadi kendala pemadaman," ucapnya.
Baca juga: Didik Lestiyantoro Resmi Tukangi Persika Karanganyar di Liga 3 2023/2024: Pernah Latih Persis Solo
Kebakaran ini tak mempengaruhi aktivitas pendakian lantaran sebelum kebakaran terjadi, Perhutani telah menutup sementara pendakian hingga waktu yang belum ditentukan.
Penutupan pendakian ini dilakukan di semua jalur di wilayah Karanganyar, yakni, Candi Cetho, Berjo, dan Cemoro Kandang.
Penutupan pendakian dilakukan sebagai antisipasi kebakaran hutan akibat musim kemarau yang bersamaan dengan El Nino. (*)
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Selasa 3 Oktober 2023: Belum Bergerak, UBS Turun Rp7.000
Baca juga: Anies Baswedan di Ponpes Modern ZIIS Cilongok Banyumas: Saya KKN di Ajibarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kebakaran-hutan-gunung-lawu-terlihat-dari-kawasan-candi-cetho.jpg)