Berita Wonosobo

Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits Wonosobo 2023 Dibuka, Ini Cabang Lombanya

Kolaborasi Pemkab Wonosobo dengan Kemenang sukses menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Kabupaten Wonosobo Tahun 2023.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
Imah Masitoh/Tribun Jateng
Suasana pembukaan dan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Kabupaten Wonosobo 2023, Selasa (29/8/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kolaborasi Pemkab Wonosobo dengan Kemenang sukses menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Kabupaten Wonosobo Tahun 2023.


Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) ke XXVII Kabupaten Wonosobo 2023 berlangsung di Pendopo Bupati, Selasa (29/8/2023).


Kegiatan ini sebagai salah satu upaya menyiarkan agama Islam serta ajang menunjukan kebolehan khususnya kemampuan seni baca Al Qur’an dan Hadist bagi generasi muda. 


Kepala Kemenag Wonosobo, Panut menjelaskan, para peserta yang berkompetisi telah melewati seleksi ketat di tingkat kecamatan. 


Acara STQH tahun ini menghadirkan tujuh cabang perlombaan berbeda yang berlangsung di berbagai tempat.

Baca juga: Ditanya Siswa Mengapa Kebumen Kabupaten Termiskin, Jawaban Bupati Mengejutkab


"Seperti Pendopo Bupati, Pendopo Wakil Bupati, Masjid Agung Jami lantai satu dan dua, Aula Arsip Daerah (Arpusda), Gedung Wanita, dan Dewan Pendidikan," ujarnya.


Panut menambahkan bahwa dalam perlombaan STQH 2023 ditampilkan berbagai ragam cabang perlombaan.


Diantaranya tilawah dewasa, tilawah anak-anak,  juz dan tilawah, tahfidz 5 juz dan tilawah, tahfidz 10 juz, tahfidz 30 juz, tafsir bahasa Arab, hafalan 100 hadist, hafalan 500 hadist, dan tahfidz 20 juz.


Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan STQH 2023.


Menurutnya, perkembangan kehidupan beragama relatif menggembirakan, terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan yang didukung oleh meningkatnya penyedia sarana dan fasilitas keagamaan.


"Salah satunya ditunjukkan dalam kegiatan keagamaan yang semakin tumbuh subur, yang salah satunya adalah kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist," ujarnya. 


Kegiatan ini merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan Kalam Illahi.

Baca juga: Kasus KDRT di Semarang Naik, Ini Penyebabnya


Hal ini untuk meneguhkan kesucian-Nya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif kitab Al-Qur’an bagi umat Islam. 


Selanjutnya Al-Qur’an juga harus mampu menjadi inspirasi dalam membangun nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan keharmonisan, sekaligus solusi dari berbagai persoalan aktual umat dan bangsa. 


“Saya berpesan agar para peserta STQH tidak hanya mengejar kemenangan, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an,” pungkasnya. (ima)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved