Rabu, 8 April 2026

Berita Tegal

Meluas, Kebakaran Kapal di Tegal: 63 Unit Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran kapal di Tegal meluas. Kini ada sebanyak 63 unit kapal nelayan terbakar.

Fajar Bahruddin/TribunBanyumas.com
Seorang warga berusaha memadamkan sisa api pada bangkai kapal nelayan yang terbakar di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari atau Pelabuhan Jongor Kota Tegal, Kamis 17 Agustus 2023. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kebakaran kapal di Tegal meluas. Kini ada sebanyak 63 unit kapal nelayan terbakar.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda kapal nelayan yang tengah bersandar di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari atau Pelabuhan Jongor, Kota Tegal.

Berdasarkan data dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia atau HNSI Jawa Tengah, jumlah kapal yang terbakar bertambah pada Kamis 17 Agustus 2023.

Total sebanyak 63 unit kapal terbar.

Baca juga: Kebakaran Kapal di Tegal: Satu Kapal Jadi Biang Kerok saat Bersandar di Pelabuhan Jongor

Angka tersebut bertambah 11 unit dari jumlah sebelumnya 52 kapal.

Ketua HNSI Jateng, Riswanto mengatakan, kapal nelayan yang terbakar mengalami penambahan. 

Parahnya, seluruh total kapal yang terbakar itu, satu pun tidak ada yang memiliki asuransi. 

"Jumlah kapal yang terbakar ada penambahan.

Sebelumnya 52 kapal, setelah pagi evakuasi ternyata ada penambahan 11 kapal, sehingga menjadi 63 kapal," katanya kepada TribunBanyumas.com.

Baca juga: Tinjau Lokasi Kebakaran Kapal di Tegal, Ganjar Sebut Butuh Water Boom: Tak Bisa dengan Cara Manual

Riswanto mengatakan, dalam musibah tersebut dua kapalnya pun ikut hangus terbakar, kapal berukuran 58 GT dan 111 GT.

Ia mengalami kerugian Rp 7 miliar. 

Menurut Riswanto, PPP Tegalsari atau Pelabuhan Jongor saat ini kondisinya sudah sangat tidak layak.

Selain dikarenakan melebihi kapasitas, juga terjadi sedimentasi atau pendangkalan parah yang membutuhkan tindakan pengerukan.

Baca juga: Tim Labfor Polda Jateng Diterjunkan Mencari Tahu Pemicu Kebakaran 52 Kapal di Pelabuhan Jongor Tegal

"Ketika terjadi seperti ini kami kesulitan.

Kapal yang bersandar susah bergerak karena saling berhimpitan, tidak bisa keluar dari kolam.

Sehingga dampaknya banyak kapal yang terbakar, ditambah anginnya juga kencang," ungkapnya. (*)

Baca juga: Mimpi Lani sebelum 5 Kapalnya Ludes Terbakar di Pelabuhan Jongor Tegal: Mandikan Jenazah Keluarga

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved